Polisi Kumpulkan Bukti Berkait Kasus Ketua DPRD Bombana Hunus Badik

191
Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt

Kendari, Inilahsultra.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana, Andi Firman, dilaporkan di Kepolisian Resor (Polres) Bombana terkait insiden mencabut badik di ruang rapat DPRD Bombana, Senin 7 Desember 2019 siang kemarin.

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt mengakui bahwa ada laporan terkait Ketua DPRD Bombana di Polres Bombana.

- Advertisement -

Terhadap laporan itu, saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dalam rangka mengumpulkan informasi serta bukti-bukti.

“Saat ini penyidik masih mengumpulkan seluruh informasi dan alat bukti, untuk mendukung dari pada laporan tersebut,” terang Harry Goldenhardt kepada Inilahsultra.com, Rabu 9 Januari 2019.

Peristiwa itu beredar di sosial media, dimana saat itu para wakil rakyat melakukan rapat internal pembahasan dana surat perintah perjalanan dinas (SPPD) beberapa wakil rakyat yang belum dibayarkan pada tahun lalu.

Awalnya rapat itu berjalan dengan tertib. Namun selang beberapa menit kemudian ruang rapat berubah jadi mencekam.

Kericuhan pun mewarnai ruangan rapat tersebut dan Ketua DPRD Bombana diduga mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis badik.

Ketua DPRD Bombana pun akhirnya dilaporkan oleh anggota dewan lain ke Polres Bombana atas dugaan pengancaman.

Penulis : Onno
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga :  Eks Tentara Pelaku Pedofilia di Kendari Punya Penyakit Seks Menyimpang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here