Beberapa Hal yang Dipersoalkan Lukman dalam Pelantikan Pejabat Pemprov Sultra

151
-Advertise-

Kendari, Inilahsultra.com – Wakil Gubernur Lukman Abunawas masih menyimpan persoalan atas pelantikan pejabat eselon III beberapa waktu lalu yang dipimpin Gubernur Sultra Ali Mazi.

Kepada Inilahsultra.com, Lukman meluruskan beberapa hal berkait pernyataan Ali Mazi.

-Advertise-

Ia mengaku sangat setuju 100 persen dengan pernyataan Ali Mazi tentang hak prerogatif untuk menentukan pejabat. Namun yang ia sayangkan adalah tidak seia sekata dengan hasil pembicaraan sebelumnya, antara dirinya, Pj sekda dan Kepala BKD Sultra La Ode Mustari.


 
 
 
 
 
 
 
 
 

“Ketika selesai pelantikan kepala BKD, Bappenda, Plt Kadis Dikbud san Kepala Badan Kesbang, beliau katakan untuk mutasi/rotasi berikutnya hanya 3 orang saja yang terlibat/menyusun, boleh tanya mereka Pj Sekda dan BKD juga. Pak Ali Mazi ingatkan berkali-kali agar Haris Silondae jangan dilupa karena banyak pengorbanan sewaktu perjuangan Pilgub yang lalu,” kata Lukman Abunawas melalui pesan Whatsappnya, Kamis 10 Januari 2019.

Namun demikian, ia tetap hargai dan menjunjung tinggi keputusan gubernur. Ia hanya mau beri saran saja kalau memang dilibatkan.

“Tapi bukan memaksa. Minimal saya diberi tahu lebih awal kalau sudah disusun mutasi supaya saya tidak kaget dan seharusnya Pj Sekda harus mampu memediasi untuk beri saran/ingatkan kepada pak gub. Itu saja yang saya clearkan/luruskan agar tidak ada persepsi yang negatif,” ujarnya.

Hal yang ia kritik soal pelantikan kemarin, lanjut Lukman adalah adanya kepala bidang golongan 3D membawahi golongan 4A. Kemudian, ada jabatan teknis dijabat dari latar belakang guru atau SPd.

“Ini yang kita harus ingatkan beliau, termasuk ada pejabat eselon 3 dan 4 yang sudah menjabat 17 tahun – 20 tahun ini bisa kita rotasi untuk penyegaran,” jelasnya.

Baca Juga :  DIPA 2019 Diserahkan Lebih Cepat, Ali Mazi : Bukti Komitmen Kuat Pemerintah

Terhadap masalah ini, kata Lukman, Pj Sekda dan kepala BKD seharunya jadi penengah atau mediator untuk kebersamaan semua dan demi stabilitas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

“Maaf saya menjelaskan untuk kita ketahui bersama. Saya punya hak jawab sebagai bagian dari hak asasi manusia. Rasulullah Bersabda : Khairunnaasi AnFa’uhum Linnaasi (se baik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lainnya),” jelasnya.

Ia mengajak kepada semua pihak agar membangun Sultra dengan prinsip kerjasama, kompak dan bersatu.

“Semoga Allah selalu memberikan rahmatNya kepada pak gub Ali Mazi bersama keluarga dan saya sebagai pendamping beliau yang tetap dalam satu lesatuan dalam membangun daerah Sultra yang kita cintai bersama-sama,” pungkasnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here