
Pasarwajo, Inilahsultra.com – Kasus dugaan kecurangan seleksi CPNS Buton Selatan (Busel) dalam penyelidikan Polres Buton. Beberapa saksi sudah diperiksa, salah satunya Plt Kepala BKPSDM Busel Firman Hamzah.
Kasat Reskrim Polres Buton Iptu Najamudin mengatakan, meski sudah melakukan pemeriksaan, namun belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.
Dalam pemeriksaan itu, kata Najamudin, Firman Hanzah dimintai data terkait nama peserta tes. Namun yang bersangkutan tidak membawa sehingga akan dipanggil kembali.
“Tapi belum bisa hadir saat ini karena berada diluar daerah untuk pertemuan bersama Kepala BKD seluruh Indonesia,” ujarnya, Senin 28 Januari 2019.
Kisruh CPNS Busel mengemuka setelah sejumlah peserta yang merasa nilainya tinggi dinyatakan lulus. Justeru peserta yang memiliki nilai rendah dinyatakan lulus. Kondisi itu memunculkan banyak kecurigaan.
Salah satunya, munculnya sertifikat pendidik (Serdik) yang diduga palsu. Pemalsuan itu untuk mendongkrak nilai peserta yang rendah sehingga bisa diluluskan.
Persoalan lain yang muncul adalah dugaan memberikan keterangan palsu dalam data otentik seperti keterangan domisili. Semua dilakukan untuk mendongkrak nilai peserta yang rendah sehingga bisa diloloskan dalam seleksi CPNS Busel.
Reporter: Waode Yeni Wahdaniah
Editor: Din




