Jadi Sentra Pengembangan Jagung di Indonesia Timur, Muna Siapkan Lahan 15 Ribu Hektare

527
 

Raha, Inilahsultra.com-Usai ditetapkan sebagai sentra pengembangan jagung di Indonesia Timur, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Muna menargetkan produksi komoditi jagung di Muna sebesar 5 ribu ton per hektare (ha).

Daerah otoritas Rusman Emba itu, akan memanfaatkan luasan lahan sekitar 15 ribu ha yang tersebar di 21 kecamatan.

- Advertisement -

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Penyuluhan Distanhorbun Muna, Ogo Atfal yang ditemui di ruangannya, Rabu 30 Januari 2019 mengatakan, untuk peningkatan produksi jagung disebar diseluruh kecamatan, kecuali Kecamatan Katobu.

“Wilayah yang diprioritaskan untuk penanaman jagung meliputi Kecamatan Tongkuno, Kecamatan Kabawo, Kecamatan Kontukowuna, Kecamatan Parigi dan Kecamatan Kabangka.Kecamatan Kabangka memiliki kuas tanam seluas 1300 hektare,” katanya.

Sementara itu, untuk capaian produksi jagung tahun lalu hanya mencakup kurang lebih 9 ribu ha, dengan luasan produksi jagung kuning sekitar 2421 ha dan jagung lokal sekitar 7173 ha.

Selain jagung, tahun ini juga kabupaten Muna, mendapat alokasi cetak sawah 100 ha dari Kementerian Pertanian yang dipusatkan di Desa Bente Kecamatan Kabawo, seluas 65 ha dan Desa Latampu Kecamatan Parigi seluas 35 hektar.

Untuk luasan sawah di Muna, saat ini ada sekitar 1019 ha sawah fungsional yang tersebar di lima kecamatan yakni kecamatan Parigi seluas 567 ha.

Kemudian Kabawo seluas 297 ha Kecamatan Kabangka 110 ha, Kontukowuna 45 ha dan kecamatan Tongkuno sekitar 5 ha. Dengan capain produksi padi sebanyak 3855 ton.

Reporter : Iman
Editor : Aso

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...