Usai Aniaya Istri Kedua Lalu Pulang ke Istri Pertama, Besoknya Arwan Diangkut ke Polsek Kusambi

865
Arwan Ditahan di Polsek Kusambi Mubar

Laworo, Inilahsultra.com – Arwan (35) Warga Desa Sidamangura, Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat Mubar, terpaksa berurusan dengan hukum setelah menganiaya istri ke duanya Wa Ode Mina.

Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Kusambi, IPTU La Ondo, SH Mengatakan, Wa Ode Amina (istri kedua Arwan) melaporkan kejadian pada Selasa malam di Polsek Kusambi.

- Advertisement -

Setelah mendapat laporan itu, polisi meringkus Arwan, Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WITA di rumahnya.

La Ondo menceritakan, kasus ini berawal Kamis 7 Januari 2019 sekira pukul 12 malam mendatangi rumah istri keduanya dalam keadaan mabuk.

Saat itu, Wa Ode Mina bersama anaknya sudah tertidur lelap.

Saat tiba, pelaku berteriak meminta pintu rumah dibuka dan menyuruh anaknya untuk membangunkan Wa Ode Mina.

“Buka pintu cepat. Jangan sampai saya potong lehermu,” kata La Ondo menirukan pernyataan pelaku, Rabu 13 Februari 2019.

Mendengar teriakan itu, anaknya pun terbangun dan langsung membangunkan mamanya yang masih sementara tidur.

Usai terbangun, istrinya langsung membukakan pintu rumah. Saat tiba di dalam rumah, pelaku langsung menghadiahi istrinya bogeng mentah.

Saat menganiaya korban, pelaku menanyakan lelaki yang pernah membonceng istrinya itu saat ke kampung sebelah.

Namun, jawaban korban membuat pelaku tidak puas. Suaminya itu masih menaruh curiga terhadap lelaki yang membonceng istrinya itu.

Pernyataan istri yang membuatnya terus curiga, membuat lelaki yang biasa disapa La Marewa ini naik pitam.

Ia tetiba mencabut parangnya dan mengarahkan ke istrinya. Beruntung, pelaku hanya memukul pantat korban dengan punggung parang.

“Dipukul di bagian pantatnya. Bukan bagian tajamnya. Akibat pukulan itu, pantat Wa Ode Mina memar kemerahan,” bebernya.

Usai puas memukul dengan parang, tersangka kemudian menginjak lagi kepala korban.

“Setelah kejadian itu tersangka langsung pergi di rumah istri pertamanya,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, Arwan dijerat dengan pasal 351 dan pasal 335 penganiayaan dan pengancaman dengan ancaman kurungan dua tahun delapan bulan dan satu tahun kurungan penjara.

Penulis : Muh Nur Alim
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...