Terima Keluhan Nelayan, Moeldoko Berterima Kasih

240
 

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Saat menghadiri Festival 20 ribu nelayan dan 30 ribu masyarakat pesisir pantai di Kabupaten Buton, Senin 4 Maret 2019, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menerima banyak keluhan para nelayan. Mantan Panglima TNI itu menyampaikan terima kasih atas keluhan tersebut.

“Terima kasih, aspirasi ini akan saya sampaikan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan untuk mengetahui lebih jauh mengapa bisa terjadi seperti ini,” kata Moeldoko.

- Advertisement -

Secara lebih jauh, Moeldoko menekankan perlunya konsolidasi dengan pemerintah pusat untuk dapat menjawab aspirasi tersebut.

“Perlu informasi kepada Menteri Kelautan dan Perikanan untuk segera mengkonsolidasikan antara peraturan yang sudah ditetapkan dan yang dijalankan selama ini,” tambah Moeldoko.

Menurut dia, Presiden Jokowi telah melakukan berbagai program dan kebijakan sebagai bentuk perhatian terhadap nelayan sesuai amanat UU No.7/2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam.

Misalnya, program Bank Mikro Nelayan, perjanjian bagi kapal-kapal ikan nelayan skala kecil, asuransi nelayan, memberantas kapal asing yang ilegal, penyempurnaan perhitungan stok ikan laut, dan Kawasan konservasi perairan.

Selain itu, melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan terus dilakukan perubahan yang baik dengan membuat program prioritas di tahun 2019. Antara lain, pengadaan kapal perikanan sebanyak 300 unit ukuran 5 GT ke bawah, 1 unit untuk ukuran 60 GT, 2.000 unit alat penangkap ikan, 170.000 premi asuransi nelayan, 15.000 bidang sertifikat hak atas tanah nelayan.

Di sektor pengelolaan ruang laut yakni 5 lokasi dermaga apung, 1.000 hektar/lokasi PUGAR di 23 kab/lokasi dan 700.000 hektar pencadangan kawasan konservasi dan konservasi kawasan perairan.

Sektor perikanan budidaya yaitu 215 benih dan calon induk ekor, 80 paket kebun bibit rumpur laut kultur jaringan, 20 paket excavator dan 250 bioflok. Selain itu ada pula program prioritas KKP lain seperti untuk memperkuat daya saing, pengawasan SDKP.

Reporter: Muhammad Yasir

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...