Menikmati Kesejukan Permandian Air Tawar Fotuno Sangia

428
Wisatawan menikmati dinginnya air tawar Fotuno Sangia.

Objek wisata yang dimiliki setiap daerah dapat menjadi nilai tambah dan ciri khas daerah tersebut. Sama halnya dengan Pulau Muna, yang menyimpan puluhan destinasi wisata alam yang indah. Sebut saja, Pantai Napabale, Pantai Meleura, Gua Liangkabori serta beberapa objek wisata lainnya.

- Advertisement -

Tak kalah mempesona juga objek wisata permandian air tawar Fotuno Sangia yang terletak di Desa Kabangka Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna.

Lantaran daya tarik keindahan yang begitu mempesona, permandian air tawar Fotuno Sangia ini pernah dijadikan sebagai lokasi pembuatan film nasional dengan judul Jembatan Pinsil. Film ini menceritakan lima anak yang belajar di pulau kecil dalam kondisi serba terbatas.

Untuk sampai di permadian air tawar ini harus menempuh perjalanan lebih kurang satu jam jika menggunakan roda empat dari Kota Raha . Meski demikian, lelah akan terobati setelah melihat pemandangan air kebiruan yang berada di tengah hutan.

Penulis mencoba berkunjung di permandian air tawar ini. Dalam perjalanan, kami melewati hutan yang suasananya sangat hening. Walau demikian, sekali-sekali ada kicauan burung begitu indah melengkapi perjalanan kami yang berjumlah 7 orang dengan mengendarai kendaraan roda empat.

Salah satu wisatawan berpose di depan tulisan Fotuno Sangia.

Begitupun sampai di lokasi permandian, tak ada suara apapun yang bisa di dengar, kecuali kicauan burung. Namun, keheningan ini rupanya dikenal sebagian masyarakat setempat memiliki daerah yang sedikit menyimpan mistis.

“Di sini (Fotuno Sangia) tidak bisa salah-salah bicara, karena ada sedikit rawan daerahnya,” ucap Ipang usai menyeburkan dirinya di dalam air berwarna kebiruan itu.

Dikesempatan itu, kami berbincang dengan Ipang. Ia menceritakan permandian tersebut waktu dikerja pembangunan beberapa spot hingga pembuatan jalan dan taman, salah satu pekerja sempat digigit buaya, namun nyamannya bisa tertolong.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Mubar Akan Tuntaskan 15 Destinasi Wisata Dalam 5 Tahun

“Airnya dingin sekali, tidak ada rasa takut saat berenang hingga mengajak teman-teman naik perahu di tengah danau, Yah, asal jangan salah bicara saja, Insya Allah kita selamat,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Jum yang menemani perjalanan dalam menjelajahi objek wisata di Muna, mengaku tak ada rasa takut saat belajar berenang walaupun tak ada satupun sarana membantunya.

“Tak ada rasa takut, yang ada bagaimana saya bisa berenang,” singkatnya.

Permandian ini mendapat perhatian dari Pemkab Muna dengan membuat beberapa spot. Wisatawan baik dari Raha hingga luar Kabupaten Muna semakin ramai berkunjung.

Penulis : Iman Supa

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here