Kampanye Rapat Umum Pemilu 2019 di Sultra Digelar di 255 Lapangan

425
 

Kendari, Inilahsultra.com – Kampanye rapat umum Pemilu 2019 mulai digelar besok, Minggu 24 Maret 2019. Berdasarkan jadwal, kampanye rapat umum digelar dalam 21 hari hingga 13 April 2019.

Khusus di Sultra, ada 255 lokasi kampanye yang disiapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra, tersebar di 17 kabupaten atau kota.

- Advertisement -

Anggota KPU Sultra Almunardin menjelaskan, Sultra masuk zona dua dalam kampanye rapat umum Pemilu 2019.

Berdasarkan surat KPU RI Nomor 672, kampanye rapat umum digelar dua hari setiap peserta pemilu.

Pada Minggu 24 Maret 2019 sampai Senin 25 Maret 2019, giliran pasangan 01 Joko Widodo-Maruf Amin beserta partai pengusungnya menggelar kampanye di 255 titik di Sultra.

Dalam dua hari itu, pasangan 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno beserta partai pendukungnya tidak bisa menggelar kampanye di zona 2, termasuk Sultra.

“Jadi BPN 02 ini menggelar kampanye di zona 1, misal di bagian Sumatera dan Jawa,” jelas Almunardin, Sabtu 23 Maret 2019.

Begitu juga sebaliknya. Pada Selasa 26 Maret dan Rabu 27 Maret 2019, giliran BPN 02 menggelar kampanye di 255 lapangan di Sultra. Sedangkan TKN 01 menggelar kampanye di zona 1 bagian Sumatera, misalnya.

“Jadi ini kampanyenya selang seling dua hari. Begitu seterusnya. Jadi kampanye di seluruh Indonesia tidak berhenti,” bebernya.

Terhadap 255 lapangan yang disediakan itu, kata Almunardin, diberikan kewenangan kepada peserta pemilu memilih tempat mana untuk menggelar kampanye rapat umum.

Partai Pengusung Mengikut Capres

Menurut KPU, dalam kampanye rapat umum ini, partai politik mengikuti jadwal capres yang diusungnya.

Misal, Partai Golkar, mengusung pasangan Jokowi-Maruf. Kampanyenya digelar di jadwal capres.

Begitu pula Gerindra. Bila Prabowo-Sandi menggelar kampanye di Sultra, maka otomatis di waktu yang sama menjadi jadwal kampanye partai pengusung BPN 02.

“Partai itu mengikuti capres dan cawapres yang diusungnya,” jelas Almunardin.

Dalam hal partai pengusung ingin menggelar kampanye sendiri tanpa melibatkan capres atau partai pengusung lainnya, maka lokasi kampanye tinggal dibicarakan di internal mereka.

Menurut Almunardin, partai bisa saja menggelar kampanye sendiri asal membuat surat pemberitahuan ditujukan kepada Polda Sultra ditembuskan ke KPU dan Bawaslu.

Surat pemberitahuan ini juga, lanjut Almunardin, ikut berlaku bagi kampanye calon presiden dan wakil presiden.

“Jadi, dari 255 titik ini, tinggal dibicarakan oleh internal partai pengusung, di lapangan mana mereka akan menggelar kampanye rapat umum. KPU dalam hal ini, hanya fasilitasi lapangan saja,” ujarnya.

DPD Boleh Menggelar Kampanye di Semua Hari

Bila partai politik dan capres digilir untuk menggelar kampanye, selang seling dalam dua hari, maka calon perseorangan DPD mempunyai waktu kampanye setiap hari.

Misal, bila hari ini jadwal capres 01, maka calon DPD juga punya hak untuk kampanye di 255 lapangan.

Begitu pula jika capres 02 menggelar kampanye. Calon DPD tidak bisa dilarang untuk menggelar kampanye.

“Tapi kalau lapangan, itu diatur berdasarkan surat pemberitahuan di Polda. Jadi tidak mungkin berbenturan waktunya karena akan diatur oleh polisi berdasarkan surat pemberitahuan itu,” jelasnya.

Berikut jumlah lapangan kampanye rapat umum di Sultra.

Kendari = 4
Bombana = 24
Konsel = 4
Butur = 31
Muna = 39
Mubar = 3
Baubau = 8
Buton = 15
Buteng = 26
Wakatobi = 10
Kolaka = 4
Koltim = 11
Kolut = 14
Konawe = 27
Konut = 25
Konkep = 3

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...