Tak Sesuai Aturan, APK Jokowi-Ma’ruf di Kendari Ditertibkan Bawaslu

352
APK pasangan Jokowi-Maruf ditertibkan Bawaslu Kota Kendari. (Foto Haerun)

Kendari, Inilahsultra.com – Sejumlah alat peraga kampanye (APK) pasangan Joko Widodo-Maruf Amin ditertibkan Bawaslu karena diduga melanggar aturan kampanye.

Ketua Bawaslu Kota Kendari Sahinuddin mengatakan, pihaknya telah menertibkan sejumlah APK pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 1 itu.

- Advertisement -

Karena jumlahnya yang terlalu banyak, Bawaslu butuh waktu untuk menertibkan keseluruhannya.

“Kita sudah mulai melakukan penertiban tapi hanya belum semuannya, bisa dicek itu di sekitaran kantor Gubernur dan RSUD Abunawas Kota Kendari kita sudah turunkan semuanya,” kata Sahinuddin saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya, Selasa 26 Maret 2019.

Kebanyakan, APK yang melanggar ini terpasang di tiang listrik dan pohon. Selain itu, dipasang di tempat yang tak masuk zonasi pemasangan APK.

“Kami akan lakukan sampai habis dan setiap hari kami akan bergerak menurunkan APK-APAK melanggar,” tambahnya.

Kata Sahinuddin, penertiban ini tak hanya untuk APK Jokowi-Amin. Termasuk APK calon legislatif dan peserta pemilu lain yang dianggap melanggar.

Sebelumnya, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto- Sandiaga Salahuddin Uno, Bahtra menilai, banyak APK pasangan Jokowi-Maruf yang melanggar.

Menurut dia, banyak APK Jokowi-Maruf di berbagai daerah di Sultra dibiarkan begitu saja terpasang di tempat-tempat yang seharusnya tidak diperbolehkan dalam undang-undang.

“Dimana-mana APK Jokowi-Amin dibiarkan begitu saja yang nyata-nyata melanggar aturan dalam undang-undang. Seharusnya penyelenggara dan pengawas tidak membiarkan ini terjadi,” kata Bahtra, Selasa 26 Maret 2019.

Khusus di Kota Kendari, beber Bahtra, APK Jokowi-Amin banyak ditemukan terpasang di pohon, tiang listrik, dekat-dekat perkantoran, dekat rumah-rumah ibadah dan dekat lingkungan pendidikan.

“Seharusnya Bawaslu menertibkan dari dulu karena sudah melanggar, tapi kok dibiarkan, jadi kami menilai ini sudah tidak profesional, tapi kami harapkan Bawaslu bisa menertibkan secepatnya,” kata Bahtra.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...