Perbesar Kemenangan Jokowi-Maruf, Repnas Akan Kunjungi Sembilan Pasar di Sultra

320
 

Kendari, Inilahsultra.com – Relawan Pengusaha Nasional (Repnas) wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) pendukung pasangan calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Maruf Amin, akan mengunjungi beberapa pasar yang ada di kabupaten kota di Sultra.

Ketua Repnas wilayah Sultra Sucianti Suaib Saenong mengatakan, mulai Minggu 31 Maret 2019 ini, mereka akan mengunjungi sembilan pasar yang ada di sembilan kabupaten kota.

- Advertisement -

Adalah Pasar Tinanggea di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Pasar Boipinang di Bombana, Pasar Mekongga di Kolaka, Pasar Tinanggea di Konawe, Pasar Laino di Muna, Pasar Matakidi di Muna Barat (Mubar), Pasar Laompu di Buton Selatan (Busel), Pasar Kaloko Buton, dan Pasar Wameo atau Pasar Karya Nugraha di Kota Baubau.

“Kita akan tour di sana karena rata-rata masyarakat itu berkumpul di pasar-pasar terutama emak-emak, dan pedagang untuk menyampaikan keberhasilan pemerintah saat ini dan menyampaikan program Jokowi sebagai Capres 01,” kata Sucianti Suaib Saenong, di salah satu Hotel di Kendari, Sabtu malam, 30 Maret 2019.

Selain mengunjungi beberapa pasar, lanjut Sucianti, akan mengadakan agenda ngopi dengan menghadirkan kaum milenial seperti mahasiswa dan pelajar.

“Kaum milenial kita akan memberikan kegiatan semacam seminar dan pengetahuan tentang program-program keberhasilan pemerintah dan program-program Jokowi, termasuk program Jokowi-Maruf ke depan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) wilayah Sultra ini mengingatkan kepada kaum milenial agar tidak mudah percaya dengan adanya Informasi hoaks yang bisa merusak tatanan bangsa Indonesia.

“Kita akan memberikan masukan dan edukasi kepada kaum milenial lebih bijak dalam melihat berita hoaks, dan jangan percaya dengan berita-berita yang menjatuhkan Joko Widodo,” jelasnya.

Ia mencontohkan, berita hoaks yang sering digunakan menyerang Joko Widodo adalah menghubungkan Jokowi dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

“Jokowi diisukan PKI itu tidak benar, mana bukti Pak Jokowi jadi PKI, itu hanya berita hoaks,” jelasnya.

Ia berharap, generasi milenial tidak apatis terhadap politik karena akan menentukan nasib Indonesia lima tahun ke depan.

Ia pun mengajak agar generasi muda membangun optimisme tidak pesimis dalam kemajuan bangsa.

“Jangan kita apatis terhadap politik, kita perlu tahu karena sikap milenial saat ini yang akan menentukan masa depannya sendiri, dan harus cerdas melihat melihat kenyataan pemerintahan saat ini untuk masa depan mereka,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...