Salah Satu ASN di Butur Terlibat Politik Praktis, KASN Rekomendasikan Teguran Sedang

84
Hazamuddin
-Advertise-

Buranga, Inilahsultra.com– Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Republik Indonesia mengeluarkan rekomendasi berupa sanksi teguran sedang kepada salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Buton Utara (Butur).

Rekomendasi itu dikeluarkan atas dugaan keterlibatan ASN dalam politik praktis.

-Advertise-

Surat rekomendasi KASN itu keluar berdasarkan rekomendasi yang dikeluarkan Bawaslu Butur. Dimana sesuai hasil kajian Bawaslu Butur yang bersangkutan dinyatakan melakukan pelanggaran netralitas ASN.

Ketua Bawaslu Butur, Hazamuddin ditemui di Ereke mengatakan, surat rekomendasi dari KASN tersebut sudah diserahkan ke Bupati Butur Abu Hasan sebagai pejabat pembina kepegawaian di Butur.

Berdasarkan kajian, yang bersangkutan ikut serta menyebarkan APK salah satu calon anggota DPD beberapa waktu lalu.

“Saat ini surat rekomendasinya dari KASN itu sudah sampai ke Bupati Butur,” kata Hazamuddin.

ASN itu, terang Echi panggilan kerap Hazamuddin merupakan salah satu kepala bidang di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Butur berinisial TS.

Atas kejadian ini, Echi mengingatkan kepada para ASNdi Butur untuk tidak ikut serta terlibat dalam politik praktis. Sebab bagi ASN aturan mainnya sudah sangat jelas.

“Sejak dulu kami sudah mewanti-wanti soal ini. Untuk itu sekali lagi kami ingatkan agar yang namanya ASN itu harus netral,” tegas Echi.

Terpisah, Sekretaris Daerah Butur Muhammad Yasin  yang dikonfirmasi mengenai hal ini membenarkan ihwal tersebut. Kata mantan Kadis Koperasi Butur ini, pihaknya sudah menerima surat ekomendasi dari KASN tersebut dan tengah mempelajari dan melakukan pengkajian.

“Jika memang terbukti maka rekomendasi itu akan kita tindak lanjuti dengan memberi sanksi teguran sedang. Teguran sedang kan ada beberapa opsi. Salah satunya itu penundaan kenaikan pangkat,” ungkap Yasin.

Baca Juga :  Empat Ton Miras di Buton Dimusnahkan

Namun begitu, tambah Yasin apabila hasil penelusuran pihaknya menunjukan yang bersangkutan tidak terlibat, maka pihaknya akan kembali bersurat kepada KASN.

“Rekomendasi KASN itu kan dibawahnya ada klausul jika rekomendasi tersebut dapat ditinjau kembali apabila tidak terbukti bersalah. Makanya kita juga akan lakukan kajian terlebih dahulu, hasilnya akan kita laporkan juga ke KASN,” ujarnya.

Editor : Aso

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here