Survei The Haluoleo Institut Dipertanyakan

1031

Kendari, Inilahsultra.com – Survei The Haluoleo Institut (THI) mendapat respon tidak baik dari beberapa kalangan.

Sebelumnya, Direktur THI Naslim Sarlito Alimin menyebut, ada enam partai yang berpotensi mengantarkan kadernya di senayan.

- Advertisement -

Adalah Ridwan Bae (Golkar) Rusda Mahmud (Demokrat), Hugua (PDI Perjuangan), Imran (Gerindra) Fachry Pahlevi Konggoasa (PAN) dan Tina Nur Alam (NasDem).

Oleh THI, enam partai ini memiliki suara terbanyak berdasarkan survei mereka. Di tempat ketujuh, ada PKS. Namun menurut Sarlito, NasDem lebih unggul dari PKS dengan selisih sekitar 2 persen.

Tidak masuknya PKS dalam perolehan 6 kursi ini dipertanyakan tim media La Pili yang juga Caleg PKS.

“Jadi kita tantang lembaga survey yang melakukan quick count agar menampilkan data yang sebenarnya,” kata tim media La Pili, Maul Gani, Jumat 19 April 2019.

Ia mengaku, banyak hal yang dkcurigai dari data THI ini. Survei untuk caleg PAN misalnya, lewat 100,1 persen.

Ia mengaku, data di internal mereka, PKS unggul 2 persen dari Partai NasDem yang berada di tempat ketujuh.

“Data kami, PKS itu kursi keenam,” katanya.

Meski curiga dengan survei THI, PKS tak akan lengah dengan manuver tersebut. Mereka akan tetap mengawal proses rekapitulasi hingga di tingkat KPU RI.

“PKS saat ini fokus mengawal C1 dan menyakini 1 kursi di DPR RI milik PKS,” ujarnya.

Berdasarkan data mereka, peta kekuatan La Pili tersebar di beberapa kabupaten dan basis terbesar berada di Kabupaten Muna, Muna Barat, Buton Tengah dan Kota Kendari.

Sebelumnya, THI melakukan quick count dengan metodologi multistage random sampling.

Jumlah sampel sebanyak 471 TPS yang tersebar secara acak di seluruh kabupaten/kota di Sultra.

Baca Juga :  Sejumlah Kiyai di Sultra Deklarasi Menangkan Pasangan Jokowi-Maruf

Pada Pemilu 2019 ini, total sebanyak 7.815 TPS dengan jumlah pemilih 1.723.539 orang.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here