BMKG Imbau Warga Sultra Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

279
(ilistrasi) : kobarpapua

Kendari, Inilahsultra.com – Aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) pada fase basah diprediksikan cukup signifikan terjadi dalam periode satu minggu ke depan.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan suplai massa udara basah di sebagian besar wilayah Indonesia. Sementara itu pusaran angin teridentifikasi terbentuk di sekitar Laut Sulawesi, Selat Makassar, Kalimantan Barat dan Laut Cina Selatan Utara Kalimantan yang dapat menyebabkan terbentuknya daerah perlambatan dan pertemuan angin di sekitar wilayah Indonesia bagian barat dan tengah.

- Advertisement -

“Kondisi tersebut diprakirakan dapat menyebabkan terjadinya potensi hujan lebat dalam periode akhir April hingga awal Mei 2019,” kata Deputi Bidang Meteorologi Mulyono R. Prabowo melalui rilisnya, Kamis 25 April 2019.

Ia merinci, potensi hujan lebat untuk periode 25 – 28 April 2019 dapat terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Yakni, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Kemudian, potensi hujan lebat untuk periode 29 April – 02 Mei 2019 dapat terjadi di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Selain potensi hujan lebat, BMKG juga memperkirakan potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter selama periode 25 April – 02 Mei 2019. Yakni, terjadi di Perairan barat Sabang – Banda Aceh, Perairan barat Aceh, Perairan barat P. Simeulue hingga Kep. Mentawai, Perairan Enggano, Samudra Hindia barat Sumatra, Perairan selatan Jawa hingga P. Sumba, Selat Bali – Selat Lombok – Selat Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan Jawa hingga Bali selatan NTT, Samudra Pasifik utara Papua.

“Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin,” pungkasnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
loading...