Bupati Koltim Bantah Ada Pungutan Prajabatan CPNS

573
suasana rapat koordinasi KPK bersama seluruh kepala daerah di Sultra.

Kendari, Inilahsultra.com – Bupati Kolaka Timur Tony Herbiansyah membantah ada pungutan prajabatan CPNS di daerahnya.

Sebelumnya, Rabu 24 April 2019, dalam forum rapat koordinasi tim Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan kepala daerah se-Sultra, terungkap adanya pungutan Rp 9 juta kepada setiap peserta yang akan mengikuti prajabatan atau pendidikan dan pelatihan (dilkat) CPNS 2019.

- Advertisement -

Tim Korsupgah KPK Dwi Aprilia Linda menyebut, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat terhadap dugaan pungutan tersebut.

Ia pun mengingatkan kepada Bupati Kolaka Timur dan Konawe Kepulauan agar kebijakan ini tidak dilaksanakan karena bertentangan dengan aturan.

Terhadap teguran KPK itu, Bupati Koltim Tony Herbiansyah membantah. Ia bilang, pihaknya tidak melaksanakan kebijakan itu.

“Tapi medsos (media sosial) sudah mengatakan begitu,” kata Tony usai pertemuan dengan KPK, Rabu 24 April 2019.

Menurut politikus Partai NasDem ini, jangankan dilaksanakan, diwacanakan saja belum.
“Kita belum lakukan dan wacananya saja belum. Tapi medsos sudah duluan,” ujarnya.

Ia mengaku, dalam aturan, biaya prajabatan CPNS ditanggung oleh pemerintah melalui APBD. Saat ini, kata dia, pihaknya belum menganggarkannya.

“Kita anggarkan nanti APBD perubahan,” bebernya.

Terhadap isu yang sudah tersebar ini, Tony pun tak mengetahui daari mana sumbernya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...