Cabuli Bocah Dalam Warung, Seorang Sopir di Baubau Diciduk

284
 

Baubau, Inilahsultra.com – Nafsu F (inisial) rupanya sudah tidak bisa terbendung lagi. Bagaimana tidak, pria 35 tahun tersebut tega mencabuli Anggrek (samaran), seorang bocah perempuan dibawah umur yang masih duduk dibangku Taman Kanak-Kanak (TK).

Pria yang berprofesi sebagai sopir itu menjalankan aksinya di dalam sebuah warung yang terletak di depan rumah korban di Kelurahan Bukit Wolio Indah (BWI) Kota Baubau tiga hari yang lalu. Tepatnya, Jumat 26 April 2019, sekira pukul 14.00 Wita.

- Advertisement -

Modusnya, pelaku mengajak korban untuk bermain game di dalam warung. Setelah korban masuk, pelaku langsung mengunci pintu.

Kasubag Humas Polres Baubau, Iptu Suleman menuturkan, beberapa saat kemudian, ibu korban mencari keberadaan korban namun tidak ditemukan. Beruntung adik korban memberi tahu bahwa korban berada dalam warung.

Karena pintu warung terkunci, lanjut Suleman, sehingga ibu korban berteriak agar pintu dibuka. Setelah itu pelaku langsung membuka pintu warung.

“Saat itu ibu korban melihat korban sudah tidak menggunakan celana dan pelaku juga tidak menggunakan celana. Setelah melihat ibu korban, pelaku langsung menggunakan celananya. Korban langsung digendong oleh ibunya, dan korban mengeluh sakit pada kelaminnya,” ungkap Suleman saat konferensi pers di ruang Mitra Humas Polres Baubau, Senin 29 April 2019.

Kata dia, ibu korban langsung mencari ayah korban dan mengatakan kalau anak mereka sudah dicabuli.

“Ayah korban langsung pulang ke rumah. Tapi setelah tiba di rumah, pelaku sudah pergi,” pungkas perwira dua balak ini.

Kanit Reskrim Polsek Wolio, Aipda Kaharuddin menambahkan, pasca ibu korban membuat laporan polisi, pihaknya bersama tim langsung bertindak dengan mengumpulkan sejumlah informasi.

Setelah mendapat informasi, kata Kahar (sapaan akrab), pihaknya pun langsung menuju ke lokasi sasaran tepatnya di Kelurahan Bataraguru Kota Baubau.

“Pelaku kita tangkap hari Sabtu 27 April 2019 saat hendak mengambil pakaiannya di sebuah Laundry,” ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar pasal berlapis UU Perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Reporter: Muhammad Yasir

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...