Dua Caleg PKS di Sultra Dituntut Tiga Bulan Penjara

307
Caleg PKS Sulkhoni saat menjabat tangan para pendukungnya yang hadir di Pengadilan Negeri Kendari

Kendari, Inilahsultra.com – Dua politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Sultra, Sulkhoni dan Riki Fajar menjalani sidang tuntutan dalam dugaan pelanggaran pidana pemilu di Pengadilan Negeri (PN) Kendari, Senin 29 April 2019.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kendari Muh Jufri Taba membacakan pertimbangan tuntutan terhadap dua politikus PKS itu.

- Advertisement -

Jaksa menyebut, tuntutan mereka berdasarkan analisa yuridis atas fakta persidangan baik keterangan saksi maupun saksi ahli.

Selain itu, JPU juga mengungkap beberapa bukti yang dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Kemudian, ikut mengungkap percakapan di pesan Whatsapp, antara Camat Kambu La Mili dan kedua terdakwa sebelum pertemuan di Lorong Turikale Kelurahan Lalolara Kecamatan Kambu Kota Kendari.

Setelah mempertimbangkan keterangan saksi dan terdakwa, JPU menyatakan Sulkhoni dan Riki Fajar terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana bersama-sama mengikut sertakan ASN dalam kampanye.

Sulkhani dan Riki Fajar dituntut dengan pasal 493 junto pasal 280 ayat 2 junto pasal 551 ayat1 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

“Menjatuhkan sanksi pidana terhadap terdakwa Sulkhoni dan Riki Fajar 3 bulan penjara dan denda Rp 5 juta subsider 3 bulan penjara,” kata Jufri Taba membacakan tuntutannya.

Setelah mendengar putusan itu, Sulkhoni dan Riki Fajar tampak tersenyum tanpa beban.

Usai sidang, Sulkhoni mengaku menghormati apa pun putusan pengadilan nantinya.

Namun ia mengaku yakin bahwa putusan majelis hakim nantinya membebaskan dirinya dan Riki Fajar.

“Saya yakin (putusan bebas),” tuturnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...