Karena Kelelahan, Satu Anggota KPPS Konawe Kepulauan Meninggal Dunia

533
Ketua KPPS TPS 1 Mosolo Kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konkep menghembuskan nafas di RSUD Kota Kendari usai kelelahan menyelenggarakan Pemilu 2019. (Foto Facebook KPU Konkep)

Kendari, Inilahsultra.com – Duka kembali menyelimuti penyelenggaraan Pemilu di Sulawesi Tenggara.

Ketua Kelompok Pemilihan Pemungutan Suara (KPPS) TPS 1 Mosolo Kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) dikabarkan meninggal dunia, Senin 29 April 2019.

- Advertisement -

Ketua KPPS itu diketahui bernama La Hambu SPd yang juga guru di salah satu sekolah dasar di Mosolo Kecamatan Wawonii Tenggara.

Kabar meninggalnya salah satu penyelenggara ini dibenarkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Konawe Kepulauan (Konkep) Iskandar.

Kepada Inilahsultra.com, Iskandar mengaku baru saja mendapatkan informasi duka itu pagi tadi.

“Infonya meninggal tadi pagi. Kami segenap penyelenggara KPU Konkep mengucapkan belasungkawa atas meninggalnnya salah satu petugas kami,” kata Iskandar saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Menurut informasi, kata dia, almarhum meninggal diduga karena kelelahan usai melaksanakan tugasnya sebagai KPPS.

“Almarhum juga punya riwayat jantung,” jelasnya.

Ia menyebut, usai melaksanakan tugas sebagai KPPS hingga selesainya penghitungan suara di tingkat TPS, almarhum jatuh sakit.

Oleh keluarga, sempat mengantarnya ke Puskesmas di Kecamatan Wawonii Tenggara.

Namun karena alat medis tidak memadai, almarhum dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Konkep di Langara.

Hanya saja, di RSUD kabupaten tidak mampu menangani korban yang penyakitnya kambuh. Akhirnya, almarhum dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari.

Namun, nahas, nyawanya tidak bisa diselamatkan. Ia menghembuskan nafas terakhir di Kendari pagi tadi.

Meninggalnya Ketua KPPS TPS 1 Mosolo Kecamatan Wawonii Tenggara Konawe Kepulauan menambah daftar panjang meninggalnya penyelenggara tingkat TPS ini di Indonesia.

Setidaknya, jumlah KPPS yang meninggal akibat kelelahan sudah lebih 200 orang.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...