Bertandang di Desa Napalakura, Tim Penilai Lomba 10 Program PKK Disambut Atraksi Ewa Wuna 

475
 

Raha, Inilahsultra.com– Rombongan tim penilai 10 program PKK tingkat Kabupaten Muna, disambut dengan atraksi Ewa Wuna (Silat Muna) dan tarian penyambutan tamu (Tari Linda) saat bertandang di Desa Napanakura Kecamatan Napabalano, Kamis, 2 Mei 2019.

Rombongan tim penilai itu dipimpin Kabag Hukum La Ode Ena disambut meriah oleh pemerintah desa setempat dan masyarakat.

Kepala Desa Napalakura, Abdul Wahab mengatakan, pihaknya sudah melakukan persiapan yang matang selama 2 bulan dalam mengikuti lomba desa 10 program PKK.

Olehnya itu, ia berharap bisa meraih juara pertama tingkat Kabupaten Muna. Sehingga, bisa mewakili Kabupaten Muna dalam lomba kebersihan yang diselenggarakan di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pihaknya sendiri, kata Abdul Wahab, dalam mengikuti lomba itu menyusun tema, “Melalui lomba desa dan kelurahan tingkat kabupaten Muna tahun 2019 mari kita tingkatkan sumber daya manusia yang mandiri, sehat dan bermartabat”.

“Dalam menghadapi persiapan lomba desa persiapan fisik hingga administrasi desa telah dirampungkan. Kebersihan yang telah dijaga selama mengikuti lomba agar tetap dipertahankan sehingga bisa terlihat indah dan sehat,” ujarnya.

Meski demikian, secara administrasi masih terdapat kekurangan akan dijadikan rujukan untuk diperbaiki sehingga nanti bisa mewakili Kabupaten Muna di tingkat provinsi.

“Semoga Desa Napalakura menjadi terbaik dalam penilaian,” harapnya.

Di tempat yang sama, Plt Camat Napabalano Aris mengungkapkan, sejak mendapat surat dari DPMD Muna terkait pelaksanaan lomba desa, langsung menjatuhkan pilihan pada Desa Napalakura untuk mewakili Napabalano. Sebab desa ini masih kelihatan kumuh.

“Setelah mewakili Kecamatan Napabalano, Desa Napalakura saat ini sudah kelihatan bersih padahal sebelumnya sangat kumuh,” imbuhnya.

Persiapan lomba yang diikuti 8 kecamatan ini, pihaknya telah berbuat maksimal sesuai petunjuk teknis.

“Kalau ada kesalahan dan kekurangan akan dijadikan rujukan untuk mewakili Kabupaten Muna tingkat provinsi,” pungkasnya.

Sementara itu, ketua tim penilai lomba tingkat Kabupaten Muna, La Ode Ena mengungkapkan, saat disambut oleh masyarakat dengan atraksi Ewa Wuna hingga tarian penyambutan merasa ada kebanggaan tersendiri sekaligus bernostalgia. Sebab, sambung dia Desa Napalakura yang dulunya disebut Desa Berumembe merupakan desa tempat bermain sejak di bangku sekolah dasar.

“Lomba desa bukan tujuan pemerintah desa untuk meraih juara, namun bagaimana kepala desa dapat memikirkan kesejahteraan masyarakat. Kalau selesai lomba kembali tidak bersih tidak ada gunanya sehingga tetaplah pertahanan keindahannya,” pesannya.

Reporter : Iman

Editor      : Aso

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...