Aksi Jilid II, Massa Kembali Demo di Kantor Wali Kota Kendari

541
Demonstrasi kembali digelar di Kantor Wali Kota Kendari menuntut percepatan pemilihan Wakil Wali Kota Kendari

Kendari, Inilahsultra.com – Aksi Jilid II yang tergabung dalam Forum Rakyat Peduli Demokrasi (FRPD) Kota Kendari kembali mendatangi Kantor Wali Kota di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Mandonga Kecamatan Mandonga, Kamis 9 Mei 2019.

Aksi jilid II menuntut Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir segera menindaklanjuti surat pengusulan dua nama calon Wakil Wali (Wawali) Kota Kendari sisa jabatan periode 2017-2022 untuk segera diserakan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) dan kemudian diparipurnakan.

- Advertisement -

Terlebih dahulu massa aksi berkumpul di halaman Tugu MTQ Sultra dan kemudian berjalan kaki sambil orasi menuju Kantor Wali Kota Kendari untuk menyampaikan tuntutan kepada Sulkarnain.

Di gerbang masuk Kantor Wali Kota, massa aksi meminta Sulkarnain Kadir untuk segera menemui mereka dengan waktu kurang lebih 30 menit.

“Saya berikan kesempatan kepada pak wali kota segera menemui kami untuk menjawab apa yang menjadi tuntutan kami dengan menandatangani surat pengusulan wakil wali kota,” kata Jenderal lapangan Songo saat menyampaikan orasinya.

“Apabila Sulkarnain tidak menemui kami dalam waktu 30 menit maka jangan salahkan kami untuk memaksa masuk di kantor wali kota,” tambahnya.

Di gerbang masuk sempat terjadi saling dorong antara massa aksi dengan pihak keamanan dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Namun, massa aksi tetap memaksa masuk dengan mengancam apabila pihak kepolisian dan Satpol PP untuk terus menghalang-halangi aksi, mereka mengancam akan terjadi bentrokan berdarah.

“Jangan coba-coba menghalang-halangi kami, siapapun dia, dari manapun kami siap menghadapi serta titik darah dan nyawa kami siap untuk dipertaruhkan saat ini,” tambahnya.

Berselang beberapa menit melakukan negosiasi, massa aksi akhirnya dipersilahkan masuk asalkan tidak melakukan gerakan-gerakan tambahan yang bisa merugikan.

Setelah masuk di dalam, ternyata Wali Kota Kendari tidak ada di ruangannya. Seketika, massa kembali mengamuk dan meminta politikus PKS itu segera dihadirkan.

“Kami akan duduki kantor wali kota sampai Sulkarnain menemui kami dan menyatakan pengangkatan wakil wali kota,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...