Dibungkus Kain Kafan, Massa Aksi Bakar Gambar Wali Kota Kendari

423
Massa membakar foto Wali Kota Kendari karena hingga saat ini tidak memproses usulan wakil wali kota.

Kendari, Inilahsultra.com – Sebagai bentuk kekesalan dan kekecewaan Forum Rakyat Peduli Demokrasi (FRPD) membungkus gambar Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir dengan kain putih lalu dibakar tepat di depan Kantor Wali Kota, Kamis 9 Mei 2019.

Kordinator lapangan Alfian Pradana Liambo mengatakan, dibungkusnya gambar Sulkarnain dengan kain putih dan lalu dibakar merupakan kemarahan masyarakat Kota Kendari yang tidak pernah mendapatkan kepastian dari Sulkarnain terhadap pemilihan wakil wali kota yang sudah lama telah didiamkan.

- Advertisement -

Lanjutnya, aksi tersebut dilakukan sebagai tanda betapa lumpuh dan matinya demokrasi di Kota Kendari, karena hingga saat ini di Pemerintahan Kota Kendari belum ada wakil wali kota untuk mendampingi Sulkarnain sejak dilantik menjabat sebagai wali kota.

“Kami sengaja bungkus gambar wali kota pak Sulkarnain dengan kain putih kemudian dibakar, ini merupakan bentuk kemarahan kami sebagai warga Kota Kendari yang tidak didengarkan oleh pak wali kota,” kata Alfian Pradana Liambo, Kamis 9 Mei 2019.

Lanjut Alfian, seharusnya wali kota segera mengusulkan pengangkatan wakil karena sudah ada dua nama yaitu Siska Karina dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Rahman Tawulo dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Seharusnya wali kota sudah menyerakan dua nama ini ke DPRD, karena dalam berita acara itu jelas Bendahara PKS Riki Fajar membubuhkan tanda tangan persetujuan dua nama tersebut,” jelas Alfian.

Kalau PKS beralasan telah menarik tanda tangan Riki Fajar, kata Alfian, tanda tangan yang sudah dibubuhkan di atas kertas tidak bisa dicabut dengan alasan apapun dan dicabut dengan apapun.

“Kalau PKS tida mengakui tanda tangan itu, berarti mereka penghianat dalam demokrasi. Jadi, saya menilai mereka telah merusak demokrasi di Kota Kendari,” jelasnya

Pantauan Inilahsultra.com, proses pembakaran gambar Sulkarnain ini disaksikan oleh satuan polisi pamong praja, kepolisian dan aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkot Kendari.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
loading...