Saksi PKS Protes, Pleno Rekap KPU Sultra Berlangsung Alot

230
Saksi PKS melakukan protes ke KPU karena curiga ada perubahan data perolehan suara
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Pleno rekapitulasi hasil Pemilu 2019 tingkat Provinsi Sultra berlangsung alot.

-Advertisements-

Saksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Lanar mengajukan protes karena mencurigai ada pengurangan dan penambahan suara partai politik di beberapa TPS di Konawe Utara.

Karena protes itu, KPU membuka meja mediasi antara peserta pemilu dan Bawaslu Sultra yang menyiapkan data pembanding.

-Advertisements-

Ada empat TPS yang diprotes oleh saksi PKS, yakni TPS Motui, TPS Haemba, TPS Tambapua, TPS Mata Benua.

Namun, pada saat mediasi, KPU Konut tak bisa menyajikan data valid berupa c1 plano sebagaimana keinginan saksi PKS.

“Ada DA1 C1 plano hanya dokumentasi, c1 asli dan hologram masih dalam kotak,” kata Komisioner KPU Konut.

Dalam mediasi ini, saksi PKS menghadirkan bukti c1 yang diupload di Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) untuk mengoreksi perolehan suara PBB yang dicurigainya mengalami kenaikan.

Namun, oleh KPU, data situng seperti diperlihatkan saksi PKS ini bukan menjadi patokan karena terjadi beberapa koreksi saat pleno di berbagai tingkatan.

“Data situng ini disclaimer. Tidak bisa dijadikan dasar. Yang dijadikan dasar itu hasil pleno setiap tingkatan,” jelas Iwan Rompo Banne.

Setelah mediasi digelar, dua TPS diusulkan untuk kembali dibuka C1 plano. Yakni, TPS Tambapua dan TPS Mata Benua. Sebab, di 2 TPS ini, data KPU dan Bawaslu yang diperlihatkan tidak dipercayai oleh saksi PKS.

Namun, keinginan saksi PKS agar dibuka kotak untuk mengambil C1 plano tidak dipenuhi KPU.

Pimpinan sidang, Iwan Rompo Banne menyebut, KPU tidak bisa membuka kotak karena pada saat mediasi, KPU dan Bawaslu telah memperlihatkan data hasil pleno di berbagai tingkatan, baik hasil pleno DAA1, DA1 dan C1 dalam bentuk foto.

“KPU provinsi memutuskan untuk dua TPS tidak dapat membuka C1 plano. Apabila ada keberatan, maka silakan lanjutkan disalurkan di tempat yang tersedia,” tuturnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...