Sejak Pergantian Kadis, Destinasi Wisata di Mubar Tidak Terawat Lagi

444
Destinasi pariwisata Pulau Indo.

Laworo, Inilahsultra.com – Beberapa destinasi wisata yang dibanggakan Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) kondisinya sangat memprihatinkan.

Salah satunya, Pulau Indo yang kondisinya sudah tidak terawat lagi.

- Advertisement -

Pulau Indo merupakan salah satu destinasi wisata yang sudah digenjot Pemkab Mubar dari tahun 2018. Beberapa penataan untuk menarik perhatian pengunjung pun sudah dilakukan.

Namun, Pulau Indo yang kini dijadikan sebagai ikon wisata di Muna Barat seakan terabaikan dan tidak lagi diperhatikan.

Saat Nasir Kola menjabat Kepala Dinas Pariwisata Mubar, Pulau Indo ditata sedemikian cantik. Tujuannya, untuk menarik wisatawan.

Mulai dari pendirian lampu penerangan tenaga surya hingga pelibatan pemandu wisata dan penjaga pantai yang direkrut tenaga honorer di kantor dinas pariwisata.

Namun, semenjak Nasir Kola dimutasi oleh Bupati Mubar, Pulau Indo sudah tak ada harapan lagi.

Kepala dinas yang baru menggantikan Nasir Kola, Ali Kadiran terkesan abai dengan prospek pembangunan pariwisata di Mubar. Bahkan, ia dianggap oleh beberapa bawahannya sangat malas berkantor.

Akibatnya, beberapa kepala bidang yang berkantor di dinas pariwisata bingung apa yang harus dilakukan.

Kondisi ini pun dibenarkan Kepala Bidang Budaya, Dinas Pariwisata Mubar, LM Asri Dawa saat jurnalis Inilahsultra.com menyambangi kantornya.

Asri Dawa mengaku, selama berkantor di dinas pariwisata, ia jarang bertemu dengan kadis.

“Selama saya di disini (Kantor Dinas Pariwisata) jarang sekali ketemu dengan pak kadis. Tidak tahu juga, mungkin banyak urusanya di luar,” kata Asri saat ditemui di kantor Dinas Pariwisata Mubar, Selasa 14 Mei 2019.

Ia juga mengakui, pariwisata Pulau Indo sudah tidak terawat lagi. Bahkan, bangunan yang sudah diadakan sudah ada yang rusak.

Hal ini diketahui Asri Dawa saat berkunjung di Pulau Indo minggu lalu.

Baca Juga :  PAw Wakil Ketua DPRD Muna Tunggu Surat Balasan Gubernur

Di pulau yang punya keindahan pantai ini, ditemukan banyak sampah-sampah yang berhamburan.

“Beberapa yang dibangun ada pintu kaca belakangnya pecah dan aki lampu hilang. Informasi yang saya dapat sama masyarakat, sudah tidak ada lampu yang menyala di sana,” jelas Asri.

“Sembarang sampah yang terhambur. Berbeda dengan dulu,” pungkasnya.

Saat jurnalis Inilahsultra.com ingin mengkonfirmasi hal ini, Kadis Pariwisata Mubar Ali Kadirun tidak ada di kantornya.

Pantauan Inilahsultra.com, kantor dinas pariwisata tampak sunyi. Beberapa pegawai honorer hanya duduk sembari main handphone.

Selain itu, peserta orientasi CPNS yang baru lulus dan kebetulan di tempatkan di dinas, hanya terlihat nongkrong tidak ada yang dikerjakan.

Penulis : Muh Nur Alim
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here