Gaet Investor Korea, Pemprov Sultra Bangun Pembangkit Listrik dari Pelet Kayu Kaliandra

249
Gubernur Sultra Ali Mazi saat bersalaman dengan investor asal Kore Selatan. (Foto Khuming/Pemprov Sultra)

Kendari, Inilahsultra.com – Pemprov Sulawesi Tenggara bersama investor asal Korea Selatan menggagas kerjasama pengembangan pembangkit listrik ramah lingkungan di Sulawesi Tenggara.

Sebagai bentuk keseriusannya, Gubernur Sultra, Ali Mazi melakukan audiensi lanjutan dengan PT Hyundai Kamis 16 Mei 2019 di Kantor Gubernur Sultra.

- Advertisement -

Dalam pertemuan tersebut, PT Hyundai diwakili Mr Kim dan Mr Choi menyatakan pembangkit listrik yang dibangun nantinya akan memanfaatkan olahan pelet kayu kaliandra.

Program kerjasama tidak hanya fokus pada pembangunan pembangkit listrik. Melainkan hingga proses hulu yakni penyediaan pasokan bahan baku pelet berupa kawasan perkebunan kaliandra.
Gubernur Sultra, melalui Karo Kerjasama Setda Sultra, Harmin Ramba mengurai lokasi pembangunan pembangkit listrik energi terbarukan berada di Konawe Selatan.

                       

“Di daerah Moramo sampai Landono. Di situ akan dibangun pembangkit listrik dan juga kawasan perkebunan untuk persiapan pasokan bahan baku kayu kaliandra. Untuk perkebunan kayu itu ada yang sifatkan kemitraan dengan masyarakat pemilik lahan. Mereka difasilitasi untuk penanaman kayu hasilnya dipasok ke pabrik. Karena kan tidak semua kawasan yang disepakati untuk kawasan perkebunan di Konsel itu milik pemerintah,” jelasnya.

Nilai investasi pembangunan pembangkit listrik energi terbarukan plus perkebunan oleh investor asal negeri ginseng di Sultra mencapai angka Rp 1,5 triliun.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi antusias menyambut realisasi pembangunan pembangkit listrik ramah lingkungan tersebut. Kata dia, hal itu tidak hanya sejalan dengan visi misi pemerintah yang pusat tengah berupaya mengurangi pemanasan global akibat pemakaian bahan bakal fosil sebagai sumber energi.

Penyediaan sumber listrik baru ini juga menjadi bagian program utama duet Ali Mazi-Lukman Abunawas yang berupaya menggaet banyak investor ke Sultra. Penambahan infrastruktur listrik tersebut diharap bisa menutupi kekurangan pasokan listrik di Sultra yang selama ini bergantung dari PLTU atau PLTD lokal.

Baca Juga :  Ali Mazi Mau Dikritik, Tapi Jangan Diolok-olok

“Kita dukung penuh. Kita minta seluruh stakeholder membantu agar proses investasi ini berjalan lancar. Bagaimanapun pembangunan pembangkit listrik ini membantu Sultra menghadapi tingginya kebutuhan listrik,” tegas Ali Mazi.

Meski terbilang baru, penggunaan pelet kayu kaliandra sebagai bahan baku utama pembangkit listrik ujar Harmin Ramba telah lama berkembang di Korea Selatan.

“Bahkan di sana (Korsel) kebijakan pemerintah mewajibkan penggunaan energi listrik terbarukan. Kami (Pemprov Sultra) telah berkunjung langsung ke PT Hyundai melihat langsung bagaimana perusahaan itu mengembangkan pembangkit listrik serupa,” urai Harmin.

Dibanding batu bara atau solar, pelet kayu kaliandra diketahui lebih ramah lingkungan dipakai sebagai bahan baku penghasil energi listrik. Sumber olahan palet dari kayu kaliandra digadang bisa menjadi bahan EBT biomassa pembangkit listrik hingga 10 megawatt.
Pelet kayu sendiri dianggap lebih ramah lingkungan dari pada batubara. Wood pellet atau pelet kayu dari kaliandra dianggap carbon neutral.

Dibanding bahan bakar gas (BBG), emisi CO2 yang dihasilkan pelet kayu 8 kali lebih rendah. Sedang dibandingkan bahan bakar minyak (BBM), emisi CO2 pelet kayu 10 kali lebih rendah.

Sehingga tak heran, tren pelet kayu sebagai EBT biomassa menjadi alternatif energi. Berbagai negara yang aktif mengampanyekan pemanasan global mulai menerapkan program listrik ramah lingkungan tersebut. Di Indonesia sendiri, EBT sudah dicanangkan pemerintah dalam Kebijakan Energi Nasional (KEN). Listrik energi biothermal, biodiesel, dan panel surya pun sedang dan sudah dikembangkan.

“Kalau pemanfaatan kayu kaliandra di Indonesia untuk pembangkit listrik ramah lingkungan setahu kami belum ada. Jadi jika ini terwujud, Sultra jadi yang pertama mengembangkan proyek pembangkit listrik dari pelet kayu,” terang Harmin Ramba.

Penulis : Siti Marlina
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...
     
Baca Juga :  Ali Mazi Benarkan Sudah Resmi Berpasangan dengan Lukman Abunawas