Pekerja Tambang di PT Bososi Tewas Ditebas Rekan Kerjanya

226
Jenazah korban pembunuhan rekan sendiri saat dievakuasi dalam kantong mayat.

Kendari, Inilahsultra.com – Seorang pekerja tambang di PT Bososi tewas di tempat usai ditebas rekan kerjanya sendiri, di Desa Morombo Pantai, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Minggu 19 Mei 2019, sekitar pukul 10.55 WITa.

Korban diketahui bernama Erwin (30) sedangkan terduga pelaku tak lain adalah rekan kerja di perusahaan tambang bernama Laode Musafir (35).

- Advertisement -

Kepada Inilahsultra.com, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Lasolo IPDA Reginal Yuniawan menceritakan, peristiwa itu terjadi saat korban menyuruh pelaku untuk datang ke lokasi. Namun pelaku tidak terima kalau dirinya diperintah oleh korban.

“Meski begitu, terduga pelaku langsung datang ke lokasi hingga terjadi cekcok antara korban dan pelaku,” jelas Reginal Yuniawan, saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara, Minggu 19 Mei 2019 malam.

Saat itu, lanjut Kapolsek, pelaku sedang memotong kayu di tempat mereka bekerja. Tiba-tiba pelaku mendatangi korban dan mengayunkan senjata tajam berupa parang ke arah korban. Karena kaget, korban spontan menghindar dan melarikan diri.

“Ketika korban terjatuh, pelaku langsung mengarahkan parang ke arah korban tepat mengenai leher belakang. Hingga korban tewas di tempat,” ucapnya.

Lalu korban dilarikan ke Rumah Sakit
Kabupaten Konawe Utara. Namun karena permintaan dari pihak keluarga, korban dibawa di Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum et repertum. Sementara pelaku beberapa jam kemudian behasil ditangkap.

“Pelaku langsung digelandang di Mako Polsek Lasolo tanpa perlawanan, sejauh ini penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi saksi tak lain adalah rekan kerja keduanya,” tuturnya

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 338 junto pasal 351 Kitab Undang undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Baca Juga :  Pelebaran Jalan, Warga Morosi Keluhkan Ganti Rugi Lahan ke Ridwan Bae

Di tempat yang sama, Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sultra, Kompol dr Dr Mauluddin membeberkan, berdasarkan hasil visum di tubuh korban terdapat luka bekas tebasan parang, tepatnya pada kepala bagian belakang korban dan luka pada bagian tangan. Karena saat korban dibacok sempat menangkis parang yang digunakan pelaku.

“Usai dilakukan visum, korban langsung diantar ke kampung halamannya di Desa Tumbu-tumbu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konsel dengan menggunakan mobil Ambulance,” imbuhnya.

Informasi yang dihimpun media ini, saat ini pelaku ditahan di Mako Polres Konawe untuk menghindari hal- hal yang tidak diinginkan.

Penulis : Onno

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here