
Labungkari, Inilahsultra.com – Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin meninjau Jalan Poros Wamengkoli Desa Waara dan Wamengkoli menuju Desa Wadiabero Kecamatan Lakudo.
Peninjauan itu untuk memastikan kelanjutan pekerjaan jalan poros provinsi itu yang akan dikerjakan pada bulan Juli 2019. Dalam peninjauannya Samahuddin didampingi Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Camat Lakudo, Kepala Desa Waara, Kepala Desa One Waara, dan tokoh-tokoh masyarakat.
Samahuddin mengatakan, pekerjaan jalan tersebut mengunakan APBD Provinsi Sultra tahun 2019 dengan total anggaran kurang lebih Rp 6,6 Miliar.
“Dengan anggaran itu kita akan buat jalan yang hanya lebar empat meter akan diperlebar sampai 15 meter agar bisa dibuat dua jalur,” ungkapnya
Nantinya, lanjut dia, kios-kios yang berjejer di pinggir jalan depan Terminal Wamengkoli akan digeser. Sehingga dari arah pelabuhan menuju gerbang memiliki jalan lurus.
“Alhamdulillah mereka ikhlas kiosnya digeser,” terangnya.
Selain menyelesaikan persoalan jalan poros itu, Samahuddin juga berencana menuntaskan gerbang Islami pada tahun ini dengan total anggaran Rp 2 Miliar.
“Nanti gerbang Islami itu berdiri setinggi 10 meter dengan lebar 20 meter. Untuk sisi kiri dan kanannya dibuatkan seperti kubah masjid berdiameter tiga meter dan ditengahnya menyerupai rumah adat Buton. Serta di bawah gerbang membentang jalan dua jalur dengan lebar masing-masing tujuh meter serta diperindah dengan taman bagian kiri-kanan gerbang dibuatkan air mancur,” jelasnya.
Samahuddin mengatakan, Filosofi Gerbang Islami ini merupakan rangkaian bulan dan tahun Kabupaten Buteng mekar, 24 Juli 2014. Lebar gerbang 20 meter, sayap gerbang masing-masing 4 meter, lebar jalan dua jalur masing-masing 7 meter sehingga bila ditambahkan sama dengan 14, yang berarti Juli 2014.
Reporter: LM Arianto




