Usai Lebaran Pemkot Kendari Akan Bongkar Pasar Panjang

77
Kepala Satpol PP Kota Kendari Amir Hasan

Kendari, Inilahsultra.com – Beberapa hari yang lalu Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari telah melayangkan surat kepada pedagang eks Pasar Panjang untuk melakukan pembongkaran sendiri terhadap lapak-lapak yang mereka miliki.

“Memang benar Pemkot Kendari telah memberikan surat kepada pedagang untuk membongkar sendiri lapak-lapaknya, surat itu juga kita berikan dengan cara baik-baik kepada pedagang,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kendari Amir Hasan di ruang kerjanya, Selasa 28 Mei 2019.

- Advertisement -

Pada prinsipnya, kata Amir Hasan, pembongkaran pasar panjang, akan dilakukan selesai lebaran.

Dalam pembongkaran itu, ada tim terpadu yang disiapkan Pemkot Kendari mulai dari kepolisian, Kodim, Denpom dan Satpol PP.

“Selesai lebaran kita rapatkan seperti apa dan ketika ada perintah eksekusi maka kita akan bongkar semua itu pasar panjang,” katanya.

Menurutnya, sekalipun warga melawan, pihaknya akan tetap mengeksekusi karena dianggap melanggar.

“Indonesia ini negara hukum. Jadi, kita sebagai warga negara harus mematuhi aturan-aturan yang ada. Kami menyurati mereka dan kami
sampaikan secara baik-baik ternyata itu sudah dipahami dan dimengerti karena di situ bukan diperuntuhkan pasar tapi untuk perumahan,” tambahnya.

Mantan Camat Kadia ini menjelaskan, pedagang eks Pasar Panjang sudah mengetahui surat tersebut dan memahami dampak lingkungan yang terjadi akibat aktivitas mereka.

“Kekumuhan dan pencemaran lingkungan sangat luar biasa di Bonggoeya, apalagi sekarang musim hujan sangat kotor sekali,” katanya.

Sebenarnya, lanjut Amir Hasan, semua pedagang berkeinginan untuk pindah di Pasar Sentral Wuawua. Namun, lagi-lagi ada pihak tertentu yang punya kepentingan.

Ia menduga, ada provokator di balik kejadian sebelumnya.

“Pada prinsipnya pedagang eks pasar panjang semua legawa dan yang penting semua pedagang mau pindah semua di pasar baru,” jelasnya.

Baca Juga :  WIL Bertindak, Seorang Kades di Butur Terdesak

Sebelumnya, DPRD Kota Kendari cenderung memihak kepada pedagang. Namun, menurut Amir Hasan, kehadiran DPRD kemarin bukan untuk menghalangi langkah Pemkot Kendari, tapi meminta untuk menunda proses pembongkaran pasar panjang.

“Kemarin itu DPRD meminta Pemkot Kendari untuk menunda eksekusi pasar panjang karena pertimbangan aspek politik dan aspek geografis wilayah Kota Kendari yang sementara menghadapi pesta demokrasi,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here