Basarnas Kendari Evakuasi Penumpang di Bandara dan Perempuan Melahirkan

350
 

Kendari, Inilahsultra.com – Memasuki H-6 lebaran 1440 H /2019 M, Basarnas Kendari turut melakukan pengamanan arus mudik.

Dalam pengamanan arus mudik, Basarnas Kendari ditempatkan di empat titik.

Di Kota Kendari, Basarnas Kendari ditempatkan di Bandar Udara Haluoleo Kendari.

Di sini, tim rescue memberikan pertolongan kepada salah seorang penumpang yang mengalami pendarahan di hidung dan mengevakuasi satu orang penumpang yang terkena epilepsi ke pos kesehatan pelabuhan bandara.

“Kemudian, di Pelabuhan Nusantara Kendari, tim rescue mengevakuasi satu orang ibu yang melahirkan di atas kapal Jetliner,” kata Humas Basarnas Kendari Wahyudi, Kamis 30 Mei 2019.

Selain di Kota Kendari, Basarnas ikut melakukan pemantauan di Kota Baubau. Tepatnya, di Bandara Betoambari, Pelabuhan Murhum, Pelabuhan Feri Baubau, pelabuhan rakyat Jembatan Batu dan terminal antarkota dan kabupaten di Wameo.

Di Kolaka, Basarnas juga ikut memantau pelabuhan penyeberangan Kolaka-Bajoe.

Tak hanya itu, Basarnas turut mengamankan mudik di Kabupaten Wakatobi. Di daerah paling ujung Sultra ini, Basarnas Kendari memantau Bandara Matahora, pelabuhan perikanan Numana dan pelabuhan feri Wanci.

Begitu pula di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) tepatnya di Pelabuhan Amolengo.

Terakhir, mereka ikut memantau di Kabupaten Kolaka Utara yakni di Pelabuhan Feri Tobaku.

“Tim rescue mengevakuasi dua orang penumpang, masing-masing satu orabg yang sakit dan satu orang penumpang lansia,” tuturnya.

Berdasarkan hasil pemantauan sampai dengan malam ini, jumlah penumpang baik yang tiba maupun berangkat terjadi penambahan dari biasanya walaupun tidak signifikan.

“Diperkirakan hari Sabtu dan Minggu nanti puncak arus mudik yakni pada H-4 dan H-3,” pungkasnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Komentar
loading...