Kecewa Dengan Surunuddin, Gerindra Dorong Arsalim Maju Cabup Konsel

3989
 

Kendari, Inilahsultra.com – Kelanggengan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Konawe Selatan (Konsel), Surunuddin Dangga dan Arsalim kemungkinan besar hanya berlangsung satu periode saja.

Formasi kader Golkar-Gerindra itu dipastikan tak lagi berduet dalam kontestasi Pilkada Konawe Selatan yang akan digelar pada tahun 2020 mendatang.

- Advertisement -

Hal ini diutarakan Ketua DPD Gerindra Sultra, H Imran, Rabu 29 Mei 2019. Pada sejumlah awak media, Imran mengatakan dirinya tak lagi mendukung kader Golkar, Surunuddin pada periode kedua mendatang.

Mantan Bupati Konsel itu memilih mengorbitkan kader Gerindra sebagai calon bupati saat suksesi Pilkada Konsel yang bakal digelar serentak 2020.

Salah satu nama yang santer disebut menjadi jagoan Imran di Pilbup Konsel tak lain adalah wakil Surunuddin Dangga, Arsalim.

“Arsalim punya pengalaman dan teruji di Konsel. Kita akan persiapkan Gerindra. Banyak kader kami,” ucap Imran.

Mengincar kursi 01, kata Imran, Gerindra punya kans cukup besar. Apalagi usai gelaran Pilpres dan Pileg lalu, Gerindra sukses meraup suara signifikan di Konsel.

Partai ini disebut mampu mengalahkan dominasi partai lain dan bertengger di posisi unsur pimpinan di DPRD Konsel. Hal tersebut menjadi modal besar bagi Konsel mengusung kadernya sebagai calon Bupati di Konsel ke depan.

Lebih jauh, ada alasan mengapa dirinya enggan mempaketkan kembali Surunuddin dengan kader Gerindra, Arsalim di Pilkada Konsel mendatang.

Selama periode kepemimpinan Surunuddin, Imran mengaku kecewa dan tidak puas dengan sepak terjang kader Golkar tersebut di Konsel.

Sebagai tokoh yang berperan penting dalam suksesi pemenangan duet Surunuddin-Arsalim di Konsel, Imran melihat pergerakan Surunuddin usai terpilih sebagai Bupati Konsel jauh dari ekspektasi dibayangkan mantan Sekda Konsel tersebut.

Ada banyak hal prinsip yang dilanggar dan hal lain yang tak sejalan dengan komitmen awal pengusungan duet Golkar-Gerindra tersebut. Inilah mengapa Gerindra sepakat pisah dengan Golkar dengan mengusung kadernya sendiri pada perhelatan Pilkada Konsel ke depan.

“Saya pikir yang terjadi di Konsel bukan hal baru. Menurut saya sih tidak sejalan. Kita pisah. Kita akan persiapkan 01 untuk Konsel,” pungkas Imran.

Penulis : Siti Marlina

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2
Komentar
loading...