Sidang Gugatan Pilpres, DPP KNPI : Percayakan ke Hakim MK

42
Gedung MK (Kompas.com)

Kendari, Inilahsultra.com – Sidang perdana perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) 2019 akan digelar pada Jumat 14 Juni 2019 mendatang.

Kepada semua pihak yang terlibat dalam sengketa Pemilu itu, diharapkan tidak melempar argumen negatif yang dapat merusak independensi Mahkamah Konstitusi (MK).

- Advertisement -

Ketua Hukum DPP KNPI Tony Akbar Hasibuan dalam rilisnya mengatakan, semua pihak harus mempercayakan sepenuhnya penyelesaian sengketa ke hakim MK.

Sebab, hakim konstitusi memiliki independensi dan profesional dalam menjalankan tugasnya.

“Kami harap, BPN dan pendukung masing-masing capres agar tidak memperkeruh suasana dengan menyampaikan komentar yang tidak patut dan tidak pantas,” kata Tony Akbar Hasibuan, dalam keterangan persnya, Minggu 9 Juni 2019.

Ia sangat menyayangkan ramainya tudingan kepada hakim MK yang dianggap tidak netral menangani gugatan.

Padahal, kata dia, hakim konstitusi merupakan orang-orang terpilih setelah melalui proses panjang. Tentunya, untuk menjadi hakim MK tidak mudah dan dituntut memiliki integritas tinggi.

“Hentikan spekulasi macam-macam atas personality atau pribadi hakim konstitusi. Karena, saya yakin itu juga tidak mempengaruhi sikap hakim konstitusi. Sebab, hakim-hakim itu dituntut oleh undang-undang untuk memutus berdasarkan norma-norma dan alat bukti yang sesuai,” ujarnya.

Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno mengajukan sengketa hasil pemilu 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK) atas keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menyatakan pasangan Joko Widodo-Maruf Amin sebagai pasangan peraih suara terbanyak.

Pasangan Prabowo-Sandi menuding penyelanggaraan Pilpres 2019 tidak jujur dan adil. Mereka juga menganggap, selama Pemilu 2019 banyak kecurangan yang menguntungkan pasangan Jokowi-Maruf.

Sebelumnya, KPU RI memutuskan pasangan Joko Widodo-Maruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019 dengan perolehan 85.607.362 suara atau 55,50 persen. Sedangkan Prabowo-Sandi memperoleh 68.650.239 suara atau 44,50 persen.

Baca Juga :  Salah Satu ASN di Butur Terlibat Politik Praktis, KASN Rekomendasikan Teguran Sedang

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here