Harga Beras di Empat Kecamatan di Konut Tembus Rp 800 Ribu Per 50 Kg

74
Muhardi Mustafa

Kendari, Inilahsultra.com – Harga kebutuhan bahan pokok di empat kecamatan di Kabupaten Konawe Utara yang dilanda banjir mengalami kenaikan cukup drastis.

Harga beras dengan berat 50 kilogram menembus Rp 800 ribu. Selain itu, harga gas elpiji 3 kg juga mengalami kenaikan hingga menembus Rp 100 ribu.

- Advertisement -

Kepala Dinas Kadis Perdagangan dan Perindustrian Muhardi Mustafa Kabupaten Konut mengaku, ada enam kecamatan yang dilanda banjir di daerah tersebut.

Yakni, Asera, Andowia, Langgikima, Landawe, Oheo dan Wiwirano.

Namun, ada empat kecamatan yang mengalami kenaikan harga itu adalah Kecamatan Langgikima, Landawe, Oheo dan Wiwirano.

“Kemarin di Marombo ada sampai 800 ribu untuk beras 50 kg. Gas elpiji 3 kg menembus 100 ribu pertabung,” katanya ditemui di Pelabuhan Molawe Kabupaten Konut, Senin 17 Juni 2019.

Ia menyebut, empat kecamatan itu mengalami kenaikan harga karena sementara terisolir dari akses jalan nasional yang putus.

“Untuk Aaera dan Andowia masih bisa dilalui transportasi. Kecuali empat kecamatan itu,” jelasnya.

Karena akses transportasi yang putus, otomatis terjadi kelangkaan kebutuhan bahan pokok.

Saat ini, sebut dia, sudah banyak bantuan yang masuk melalui posko induk. Tak hanya beras, gas elpiji juga sudah mulai berangsur datang.

“Selain itu, kita juga melakukan operasi pasar untuk mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan di pasaran,” jelasnya.

Meski sudah banyak bantuan yang masuk, ada tiga kecamatan yang pendistribusiannya harus melewati laut.

“Sebab, jalan masih putus. Semoga besok sudah bisa difungsikan,” katanya.

Tiga kecamatan yang harus diakses lewat jalur laut adalah Kecamatan Landawe, Langgikima dan Wiwirano.

“Kita pakai jolor (perahu). Distribusi logistik untuk tiga daerah itu untuk sementara menggunakan kapal,” tuturnya.

Baca Juga :  Penambangan PT SJM di Konut Diduga Ilegal

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here