KARS Lakukan Penilaian RSUD Buton

44
Bupati Buton La Bakry berpose bersama tim Komite Akreditasi Rumah Sakit, Selasa 18 Juni 2019.

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) melakukan penilaian pada RSUD Buton. Proses akreditasi itu dilakukan selama tiga hari dan berkahir pada Rabu 19 Juni 2019.

“Ini hari kedua setelah itu baru bisa dinilai, ada 15 penilaian,” ujar tim penilai dari Komite Akreditasi Rumah Sakit, Dr Ety Subiaty M.Kes, Selasa 18 Juni 2019.

- Advertisement -

Kata dia, di Indonesia ada 2700 rumah sakit. Namun hanya beberapa persen yang di akreditasi. Sementara untuk RSUD Kabupaten Buton baru pertama kali dilakukan.

Menurut dia, rumah sakit umum di Indonesia harus memenuhi standar pelayanan. Utamanya menyangkut peningkatan mutu dan keselamatan pasien.

“RSUD Buton baru pertama kali. Standar ini diharapkan bisa akreditasi agar bisa bekerja sama dengan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial),” ujarnya.

Untuk dapat bekerja sama dengan BPJS, lanjut dia, salah satu syaratnya adalah RSUD harus masuk dalam akreditasi. Dengan begitu rumah sakit tersebut sudah memenuhi standar pelayanan.

“Utamanya dokternya harus memiliki surat izin praktek, perawat juga punya izin praktek. Pelayanannya juga sesuai standar. Misalnya respon waktu pelayanan pasien tidak terlalu lama menunggu, palayanan radiologinya juga,” urainya.

Dia berharap, setelah proses akreditasi pelayanan harus lebih baik. Sehingga ketika pasien masuk rumah sakit hingga pulang ke rumah dalam keadaan selamat.

“Itu yang dinilai Komite Akreditasi Rumah Sakit dan ini tidak ada hubungannya dengan Kementerian Kesehatan,” paparnya.

Reporter: Wa Ode Yeni Wahdania

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga :  Dugaan Penyalahgunaan DD Lawele Buton Masih Penyelidikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here