Kementan Ingin Hasil Pertanian Sultra di Ekspor Langsung

60
Penyerahan sertifikat oleh Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian Ali Jamil kepada salah satu eksportir, Kamis 20 Juni 2019.

Baubau, Inilahsultra.com – Hasil pertanian Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah diminati pasar global. Salah satunya tempurung kelapa atau Descoated Coconut.

Produk asal tumbuhan kelapa yang mulai menjadi target pengembangan pemerintah Sulawesi Tenggara (Sultra) khususnya di wilayah Kepulauan ini telah di ekspor ke Dubai.

- Advertisement -

Sayangnya, dengan potensi ekspor yang sangat tinggi, Sultra belum bisa melakukan ekspor secara langsung tetapi harus melalui pelabuhan ekspor Surabaya.

“Ini yang harus kita carikan solusinya,” kata Ali Jamil, Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) saat memberi sambutan pada acara Executive Meeting Koordinasi Akselerasi Ekspor Komoditas Pertanian Wilayah Kepulauan Sulawesi Tenggara di Baubau, Kamis 20 Juni 2019.

Kepala Karantina Pertanian Kendari, LM Mastari menambahkan, saat ini komoditas yang dapat diekspor langsung adalah Kakao dalam bentuk setengah jadi, yakni tepung. Sementara komoditas unggulan lain yang diekspor tidak langsung namun melalui Makassar dan Surabaya yakni kopra, kakao, kacang mete mede, jagung dan cengkeh.

“Komoditas unggulan ini berasal dari Baubau, Buton, Buton Selatan, Buton Tengah, Muna, Muna Barat, Wakatobi, Buton Utara dan Konawe Kepulauan,” ujar Mastari.

Dengan potensi produk dan wilayah yang besar, Mastari berharap kedepan Pelabuhan Murhum Baubau dapat menjadi salah satu pelabuhan ekspor yang ada di Indonesia.

Gubernur Sulawesi Tenggara yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, La Ode Mustari menyampaikan apresiasi atas inisiasi pertemuan akselerasi ekspor yang digagas oleh Kementan dalam hal ini Karantina Pertanian Kendari.

Upaya ini diharapkan dapat menguatkan kawasan kepulauan serta meningkatkan produksi dan akselerasi ekspor. Mustari juga mengajak para pelaku agribisnis di kawasan Kepulauan Sultra untuk terus melakukan inovasi dan investasi.

“Sumber daya alam kami sangat banyak, mari kita kelola bersama agar dapat memenuhi pasokan nasional dan juga memiliki daya saing di pasar ekspor, yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” tandas mantan Pj Bupati Busel ini.

Baca Juga :  Stok Ikan di Kendari Diprediksi Aman Sepanjang 2018

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Baubau bersama seluruh Sekretaris Daerah dari 9 kabupaten se-Sulawesi Tenggara, Kepala Kanwil Bea Cukai Sulseltrabar, Sekretaris Ditjen Perkebunan dan instansi terkait lainnya.

Reporter: Muhammad Yasir

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here