Lempari Tim Patroli Gunakan Bom Ikan, Dua Nelayan Asal Buteng Diciduk Polres Muna

294
Dua nelayan asal Buteng yang melempari tim gabungan patroli menggunakan bom rakitan berhasil diciduk Polres Muna.

Raha, Inilahsultra.com-Kepolisian Resort (Polres) Muna akhirnya berhasil menangkap 2 terduga pelaku percobaan pembunuhan terhadap anggota Polsek  Tongkuno dengan cara menggunakan bom rakitan. Pelaku ditangkap di Desa Lowu -Lowu Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah (Buteng).

Kejadian pengancaman menggunakan bom ikan pada 30 Januari 2019 lalu, pukul  12.30 Wita di perairan laut Desa Walengkabola Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna.

- Advertisement -

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos P Sinaga dalam konferensi persnya, Jum’at 28 Juni 2019 menjelaskan, bahwa terduga pelaku berhasil ditangkap pada hari Jum’at, 28 Juni 2019 sekira pukul 04.30 Wita.

“Telah dilakukan penangkapan terhadap dua orang tersangka dengan
La Buhu (46) dan La Ana (18) atas percobaan melakukan pembunuhan dengan menggunakan bahan peledak,” kata Agung Ramos.

Percobaan pembunuhan tersebur terjadi saat petugas patroli gabungan Polsek Tongkuno dan warga desa setempat sedang melakukan patroli terhadap para nelayan yang menggunakan bahan peledak. Sejurus kemudian, tim patroli menemukan satu unit Perahu bermesin tempel yang sedang mencari ikan mengggunakan bahan peledak.

“Ketika itu petugas patroli mendekati perahu, menemukan La Buhu. Saat itu La Buhu memerintahkan anaknya melempari petugas dengan menggunakan bom rakitan (Bom ikan),” terangnya.

Saat melempari petugas dengan sebuah bom rakitan dan meledak di sekitar speed petugas. Selanjutnya, petugas melakukan tembakan peringatan. Tetapi, kedua anaknya yang bernama Tasmin dan La Edu tidak mengindahkan dan kembali melempari dengan menggunakan bom rakitan.

“Hingga terjadi kebocoran speedboad dan La Buhu bersama anak dan warga dari Tolandona berhasil melarikan diri,” jelasnya.

Saat ini, pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap anak dari Buhu yakni Tasmin dan Feri yang merupakan warga Tolandona.

“Tasmin dan Feri warga Tolandona saat ini masih menjadi buron,” imbuhnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka, pelaku dijerat pasal berlapis yakni percobaan pembunuhan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) UU. RI /Darurat / Tahun 1951, dan Pasal 338 KUHP jo Pasal 53 Ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana 12 tahun penjara.

Reporter : Iman

Editor : Aso

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...