Pelaku Penganiaya Istri di Baubau Terlibat Curanmor di Sembilan TKP

259
Kasubbag Humas Polres Baubau Iptu Suleman (kiri) bersama Kanit Reskrim Polsek Wolio Aipda Kaharuddin Syah (kanan) saat menggelar konfrensi pers kasus KDRT, Jumat 28 Juni 2019.

Baubau, Inilahsultra.com – AR (23), harus kembali mendekam dibalik jeruji besi. Bagaimana tidak, AR ditangkap karena menganiaya istrinya, N (22), Minggu malam 16 Juni 2019.

AR kembali mendekam dibalik jeruji karena sebelumnya pernah terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) bersama kawan-kawannya beberapa waktu silam.

- Advertisement -

Kanit Reskrim Polsek Wolio, Aipda Kaharuddin Syah mengungkapkan, tersangka penganiaya istri ini telah melakukan pencurian di sembilan TKP berbeda.

Kata dia, dari sembilan TKP yang berbeda tersebut berdasarkan laporan polisi, empat TKP ada di wilayah hukum Polsek Wolio dan lima TKP ada di wilayah Polsek Murhum.

Sebenarnya, lanjut Kahar (sapaan akrab), pelaku ini sementara menjalani hukumannya di Lapas Baubau karena kasus curanmor tersebut dan sedang menjalani proses bebas bersyarat.

“Saat kasus KDRT ini, pelaku sedang menjalani proses bebas bersyarat. Jadi seharusnya dia ini masih dalam Lapas, tapi mungkin diurus pembebasan bersyaratnya,” ujarnya.

“Pihak Lapas yang lebih tahu karena yang kita proses kasus KDRT-nya (kekerasan dalam rumah tangga),” sambungnya.

Rupanya, pasangan suami istri yang terlibat KDRT ini telah mempunyai anak yang baru berumur sembilan bulan.

Diketahui, AR menganiaya istrinya karena cemburu dan juga istrinya yanh sering keluar malam.

Reporter: Muhammad Yasir
Editor: Din

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...