Suka Keluar Malam, Seorang Istri di Baubau Dianiaya Suami di Tengah Jalan

756
Kasubbag Humas Polres Baubau Iptu Suleman (kiri) bersama Kanit Reskrim Polsek Wolio Aipda Kaharuddin Syah (kanan) saat menggelar konfrensi pers kasus KDRT, Jumat 28 Juni 2019.

Baubau, Inilahsultra.com – Emosi AR (23) sudah tidak bisa dibendung lagi melihat istrinya, N (22) yang suka keluar malam. Puncaknya, emosi AR meledak pada Minggu malam 16 Juni 2019 tepatnya pukul 23.30 Wita.

Kala itu, AR menganiaya istrinya yang baru keluar dari rumah kos dan ingin pulang ke rumah, tepatnya di Jalan Erlangga Kelurahan Wameo Kecamatan Batupoaro Kota Baubau.

- Advertisement -

“Korban hendak pulang ke rumah menggunakan sepeda motor, namun dalam perjalanan, tiba-tiba muncul pelaku dari belakang korban. Kemudian langsung menarik tas korban sehingga korban terjatuh dari atas motor,” tutur Kasubbag Humas Polres Baubau, Iptu Suleman saat press rilis di Ruang Mitra Humas Polres Baubau, Jumat 28 Juni 2019.

Setelah itu, lanjut Suleman, pelaku membangunkan dan menganiaya korban secara berulang kali dengan cara meninju pada bagian belakang kepala korban.

“Korban berusaha melarikan diri namun pelaku menarik kembali tas korban dan kembali menganiaya dengan cara menanduk bagian wajah dan hidung korban,” ujar perwira dua balak itu.

Kanit Reskrim Polsek Wolio, Aipda Kaharuddin Syah menambahkan, motif pelaku tega melakukan penganiayaan karena cemburu. Selain faktor cemburu, istrinya juga suka atau sering keluar malam.

“Pada saat istrinya keluar dari rumah kos, didapat lah sama suaminya. Pelaku ini menganiaya istrinya dalam keadaan mabuk,” tambah Kahar (sapaan akrab).

Berdasarkan keterangan korban, lanjut Kahar, pelaku sudah sering melakukan penganiayaan terhadap istrinya.

“Dua hari kemudian ditangkap karena pelaku ini melarikan diri,” pungkasnya.

Atas perbuatannya AR dikenakan pasal 44 ayat (1) jo pasal 5 huruf a undang-undang no 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak Rp 15 juta.

Reporter: Muhammad Yasir
Editor: Din

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...