
Kendari, Inilahsultra.com – Wafatnya istri Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hj Yati Lukman Abunawas membuat masyarakat Sultra berduka. Sosok wanita berhijab yang dikenal ramah itu menyisakan banyak kenangan manis bagi banyak kalangan.
Tak terkecuali bagi istri Gubernur Sultra dua periode, Tina Nur Alam. Polikus NasDem itu benar-benar tersentak mendengar kabar duka meninggalnya Hj Yati Lukman.
Sambil berurai air mata, ibunda Sitya Giona Nur Alam itu jauh menerawang mengenang kebersamaan dengan sosok istri Lukman Abunawas tersebut. Ia mengaku sangat kehilangan.
“Saya sangat kehilangan beliau. Dulu sama-sama di PKK sekarang satu partai lagi di NasDem. Sering bersama. Hampir tidak percaya. Saya pastikan tanya ke beberapa tentang berita duka itu,” ucap Tina Nur Alam sambil terisak dari balik telepon selular pada Inilahsultra.com, 27 Juni 2019.
Saat Tina Nur Alam menjabat Ketua TP PKK Sultra, Yati Lukman mendampingi sang suami yang kala itu menjabat Sekprov Sultra. Kondisi ini praktis membuat keduanya sering bertatap muka dan melakukan tugas ‘kenegaraan’ bersama.
Di mata Tina Nur Alam, Yati Lukman adalah seorang ibu yang sangat ramah dan care pada siapa pun.
“Ibu sangat peduli terhadap siapa pun dan ramah. Di keluarga pun demikian,” ucap Tina Nur Alam dengan nada lirih.
Sepintas tampak tegas. Namun, di balik itu, lanjut Tina Nur Alam, mamanya Arny sapaan akrab Almarhumah semasa hidup nyatanya adalah pribadi yang sangat humoris.

Ada saja guyonan yang dilontarkan Almarhumah Hj Yati Lukman kala bersama-sama melakukan kunjungan kerja ke berbagai pelosok Sultra. Hal itu membuat suasana menjadi ramai dan bersemangat.
“Ramah dan periang. Banyak lucu-lucunya. Banyak suka selama jadi wakil Ketua PKK bersama ibu. Tidak ada dukanya. Aktif. Suka lucu-lucu. Lelahnya kita diperjalanan kadang hilang,” urai Tina Nur Alam.
Memiliki rekam jejak dan pengalaman cukup lama mendampingi tugas Lukman Abunawas mulai dari jabatan camat, bupati hingga kini sebagai Wagub Sultra, Tina Nur Alam menjadikan sosok Hj Yati Lukman sebagai guru. Pun dengan usia almarhum yang lebih senior, calon anggota DPR RI dari Partai NasDem yang lolos diperiode kedua itu menganggap Yati Lukman layaknya kakak.
Rekam jejak panjang mendampingi Lukman Abunawas sebagai pejabat, lanjut Tian Nur Alam tidak membuat sosok Hj Yati Lukman mengatur jarak. Ia tetap menjadi pribadi low profile pada siapapun yang ia jumpai.
“Mantan ibu bupati, ibu camat, PKK dan Dharma Wanita, saya kadang minta pendapat beliau. Beliau juga kan sebagai keluarga, baik dari suami dan dia sendiri. Nyaman saja saja dengan mamanya Arny. Dukanya tidak ada. Sukanya yang banyak,” tuturnya.
Di akhir wawancara, banyak doa tulus dipanjatkan Tina Nur Alam bagi mendiang Hj Yati Lukman.
“Insya-Allah beliau pasti khusnul khotimah. Banyak sekali kebaikan yang beliau lakukan selama hidup. Banyak yang menyayangi beliau. Alfatihah. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap tawakal,” urai Tina Nur Alam dengan nada sedih.
Istri Wakil Gubernur Sultra itu menghembuskan napas terakhir Kamis 27 Juni pada dini hari sekitar pukul 00.15. Hj Yati Lukman tutup usia di Rumah Sakit Dr Wahidin Makassar karena diagnosis menderita sakit Hepatitis.
Penulis : Siti Marlina




