Tak Berizin, Bangunan Rangka Baja di Jalan Madusila Tak Akan Dibongkar Seluruhnya

205
 

Kendari, Inilahsultra.com – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kendari Amir Hasan turun langsung mengecek izin bangunan rangka baja yang terletak di Jalan Madusila, tepatnya di depan Kantor DPRD Kota Kendari, Rabu 3 Juli 2019.

Ia mengaku, sudah berapa kali memberikan teguran dan panggilan kepada pemilik bangunan tersebut.

- Advertisement -

“Nyata-nyata tidak memiliki izin serta melanggar mulai dari aturan sepadan jalan, aturan kawasan hijau dan aturan lainnya dari Pemkot Kendari,” kata Amir Hasan di lokasi bangunan rangka baja, Rabu 3 Juli 2019.

Para prinsipnya, kata dia, Pemkot Kendari tidak melarang, bahkan mendukung masyarakat untuk membangun usaha. Hanya saja, harus memenuhi aturan.

“Kita ikuti aturan dan mekanisme yang diberlakukan pemerintah, karena di balik itu kita bisa berikan kebijaksanaan,” jelasnya.

Namun demikian, Amir Hasan belum menjelaskan secara detil apakah bangunan itu akan dibongkar. Ia menyebut, pihaknya akan melihat dulu bagian mana saja yang akan dieksekusi.

“Soalnya dari depan dilihat seperti penampungan kontainer. Setelah dicek di dalam ternyata tempat-tempat pemancingan. Kami akan bicarakan kepada pemiliknya bagian-bagian yang dibongkar atau dimundurkan dari sepadan jalan,” ungkapnya.

Mantan Camat Kadia ini menegaskan, pihaknya akan tetap mengeksekuai bangunan rangka baja tersebut kalau pemiliknya tidak membongkarnya.

“Yang jelas pasti kita eksekusi, tapi kita biarkan dulu pemiliknya untuk mengambil langkah, tapi bagi saya rangka yang di depan samping jalan sebaiknya dibongkar saja,” tutupnya.

Sementara itu, pemilik bangunan rangka baja Eko Sasongko membenarkan bahwa usahanya itu tidak memikiki izin dari Pemkot Kendari.

“Saya meminta kebijakan kepada Pemkot Kendari karena niat kami membangun ini mencari rejeki di kampung sendiri Kota Kendari sini,” ungkapnya.

Terhadap rangka baja dan kontainer yang dianggap melanggar sepadan jalan, Eko mengaku akan dibongkar.

“Saya sadari kesalahan dari struktur bangunan. Jadi, saya sudah kasitahu anggotaku untuk membongkar rangka baja dan kontainer yang ada di depan sebentar sore,” ungkapnya.

Ia menyebut, usahanya ini bukan perusahaan peti kemas yang sering diberitakan. Melainkan untuk rumah makan, warkop dan tempat pemancingan.

“Kalau saya sudah buka ini rumah makan, warkop dan pemancingan, secara otomatis saya buka lapangan pekerjaan dan bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD) Kota Kendari,” tuturnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...