Bandara Sugi Manuru : Sisa Peninggalan Jepang yang Kembali Hidup di Zaman Rajiun

1618
Bandara Sugimanuru di Kabupaten Muna Barat

Laworo, Inilahsultra.com – Dulu masih dalam bagian Kabupaten Muna terdapat salah satu bandara udara yang beroperasi melayani penerbangan dari dan keluar Pulau Muna.

Adalah Bandar Udara Sugi Manuru. Bandara ini dibangun sejak zaman pendudukan Jepang di Pulau Muna.

- Advertisement -

Kabid, SDA Dinas PU, Mubar, Surachman, mengatakan, awalnya bandara ini merupakan bandara militer di masa penjajahan. Di zaman kemerdekaan pernah dioperasikan di tahun 80-an dengan maskapai Merpati sebagai satu-satunya airlines yang beroperasi di bandara tersebut.

“Nama Sugi manuru diambil dari nama raja Muna ke 6 atau yang bergelar “Omputo Mepasokino Adhati”, kata Surachman saat ditemui di ruangnya, Senin 8 Juli 2019.

Saat itu, lanjut dia, bandara ini pernah beroperasi melayani penerbangan sipil. Namun kemudian mati suri.

Seiring berjalanya waktu, setelah Muna Barat mekar dari induknya Kabupaten Muna, bandara kembali dihidupkan.

“Sempat “mati suri” sampai kembali direvitalisasi disaat masa pemerintahan Pj Bupati Muna Barat La Ode M Rajiun Tumada,” ungkapanya.

Upaya merivitalisasi bandara tersebut, kata dia, disertai dengan kebijakan pembangunan infrastuktur yang masif khususnya yang berkaitan dengan upaya memudahkan akses dari dan menuju bandara tersebut.

Menurutnya, keberadaan bandara tersebut memicu intensitas lalu lintas dari dan menuju bandara akan semakin tinggi. Untuk itu, membutuhkan dukungan infrastruktur jalan yang memadai.

Oleh karena itu, sejak tahun 2015 Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat memulai meningkatkan jalan Matarawa-Kusambi diperluas jalannya menjadi 16 meter dengan dua jalur.

Kemudian pada tahun anggaran 2017 kembali dianggarkan pembangunan median jalan. Kemudian pada 2018 dianggarkan kembali untuk lanjutan pengaspalan poros Matarawa-Kusambi serta pemasangan lampu jalan sepanjang poros tersebut.

Begitu pula dari arah Kota Laworo menuju bandara yakni poros Guali-Kusambi juga dilakukan pengaspalan dan pelebaran jalan menjadi 11 meter. Peningkatan jalan Guali-Kusambi ini sejalan dengan peningkatan struktur ring road Kota Laworo.

Baca Juga :  Bupati Koltim Gelar Buka Puasa Bersama

“Dengan demikian untuk menuju Bandara Udara Sugi Manuru dapat dengan mudah dan nyaman diakses dari arah manapun,” jelas Surachman.

Koordinator Media Center Dinas PU Mubar ini menyebut, bagi warga dari arah Tondasi, melalui rute Tondasi-Tiworo-Waturempe-Wakoila-Kasakamu-Lakawoghe-Guali-Kusambi.

Sedangkan dari arah Lawa dapat ditempuh melalui jalur Wuna-Lafinde-Maperaha-Guali-Kusambi.

Jika dari arah Kota Raha Kabupaten Muna dapat ditempuh melalui jalur Matarawa-Kusambi.

“Semua ini adalah bentuk komitmen dan kesungguhan bapak pelopor pembangunan Muna Barat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tak pernah melupakan sejarah masa lalunya,” pungkasnya.

Penulis : Muh Nur Alim

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here