Ombudsman Pertanyakan Indikator BNN Berikan Penghargaan ke Pemkot Kendari

189
Mastri Susilo

Kendari, Inilahsultra.com – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) mempertanyakan penghargaan yang telah diterima pemerintah Kota Kendari dari Badan Narkotika Naaional (BNN) Republik Indonesia.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sultra Mastri Susilo mengatakan, dalam setiap instansi pemerintah atau lembaga swasta memiliki indikator penilaian yang berbeda-beda.

- Advertisement -

“Harus kita ketahui dulu apa indikator penilaian yang digunakan BNN dalam memutuskan Kota Kendari menempati posisi atau peringkat ke 17 dari 173 kabupaten atau kota se-Indonesia,” kata Mastri, Rabu 10 Juli 2019.

Dalam memerangi narkoba, menurut dia, BNN Kota Kendari perlu bersinergi dengan pihak-pihak terkait, melalui acara sosialisasi mengenai pencegahan narkoba secara terus-menerus dan masif, bukan hanya dalam momen tertentu saja.

                       

“Semua pihak harus dilibatkan dalam dalam mencegah dan memerangi narkoba, karena narkoba ini musuh kita bersama,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Kendari Murniaty menjelaskan, penghargaan yang diraih Kota Kendari berdasarkan survei indeks kota tanggap ancaman narkoba yang dilaksanakan oleh BNN RI dengan Pusat Studi Politik dan Keamanan Universitas Padjajaran.

“Indikator penilaian itu banyak, bukan hanya tingginya angka dan bukan hanya Pemkot Kendari saja yang bekerja, tetapi juga ada BNN, Pengadilan, Kejaksaan, Polda, masyarakat dan media juga yang ikut bekerja bersama-sama,” jelas Murniaty.

Untuk diketahui, dalan peringatan Hari Anti Narkoba (HANI) 2019 yang digelar di Gedung Baruga Sapta Pesona (Gedung Pariwisata), Selasa 9 Juli 2019, Kepala BNN Kota Kendari Murniaty memberikan penghargaan tanggap ancaman narkoba terhadap Pemkot Kendari karena masuk peringkat 17 dari 173 kabupaten atau kota se Indonesia tanggap ancaman narkoba.

Baca Juga :  Bupati Koltim Bantu Warga Korban Kebakaran

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...