Nurdin Pamone, Mantan Camat Mandonga yang Dikenal Pekerja Keras

880
Jenazah almarhum Nurdin Pamone saat akan dimakamkan di TPU Punggolaka.

Kendari, Inilahsultra.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muna Nurdin Pamone telah meninggal dunia, Jumat dini hari, 12 Juli 2019.

Ia meninggalkan satu orang istri dan tiga orang anak di usia 57 tahun.

- Advertisement -

Anak dari La Ode Pamone dan Wa Ode Musliha ini memiliki rekam karir yang berliku.

Berdasarkan riwayat hidup yang dibacakan keluarga saat pelepasan jenazah di kediamannya di Jalan Kancil, Kelurahan Poasia Kecamatan Poasia Kota Kendari, almarhum merupakan alumni SD 3 Raha, SMP 1 Raha dan SMA 1 Raha.

Kemudian, ia melanjutkan studi di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Fakultas Hukum Jurusan Hukum Tata Negara.

Setelah itu, ia juga meraih magisternya di Pascasarjana Universitas Halu Oleo Kendari Jurusan Administrasi Negara.

Ia pertama kali menjadi pegawai negeri sipil (PNS) pada 1989 dan berdinas di Biro Hukum Setda Provinsi Sultra.

Kemudian, ia pindah di Pemkot Kendari. Ia sempat mengemban beberapa jabatan penting di kota lulo ini.

Diantaranya, Pejabat Tata Usaha Dishub Kota Kendari, Camat Mandonga pada 2003, Sekretaris DPRD Kota Kendari, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kendari dan kemudian Kepala Kesbangpol Kota Kendari.

Pada 2013, ia kemudian balik di kampung halamannya Kabupaten Muna menjabat sebagai Sekda hingga wafat pada Jumat 12 Juli 2019.

Oleh mantan pejabat di Kendari, pria kelahiran Raha 1962 ini dikenal ramah dan pekerja keras.

Kenangan dengan Nurdin disampaikan oleh mantan Wakil Wali Kota Kendari Musadar Mappasomba saat menghadiri pelepasan jenazah almarhum.

Musadar punya kedekatan dengan almarhum karena saat menjabat, Nurdin adalah salah satu pegawainya yang disiplin.

“Beliau adalah pekerja keras dan sosok pribadi yang baik,” katanya saat memberikan sambutan.

Baca Juga :  Ini Profil Putra Daerah Sultra yang Jabat Kapolda Metro Jaya

Dalam kesempatan itu juga, Musadar meminta semua pelayat sebagai saksi bahwa Nurdin adalah keluarga yang baik.

“Apakah kita bersaksi almarhum adalah keluarga kita yang baik?,” kata Musadar menanyakan kepada semua pelayat.

Pertanyaan Musadar ini dibalas dengan Amin oleh ratusan warga yang memadati rumah almarhum.

Musadar menyebut, Nurdin Pamone meninggal di hari Jumat dan akan dimakamkan pada sore harinya.

“Jumat sore adalah hari yang sangat mustajab. Semoga almarhum terbebas dari azab kubur,” harapnya sembari berdoa.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here