Abu Hasan Sambut Baik Ridwan Zakariah Maju Kembali di Pilkada Butur

436
Abu Hasan

Kendari, Inilahsultra.com – Bupati Buton Utara (Butur) Abu Hasan menyambut baik rencana Ridwan Zakariah untuk maju kembali di Pilkada Butur 2020.

Abu Hasan dan Ridwan Zakariah telah dua kali bertarung di pilkada Butur. Pada 2010 lalu, Abu Hasan maju sebagai 02 mendampingi Sumarni. Mereka melawan Ridwan Zakariah yang maju sebagai 01 berpasangan dengan Harmin Hari.

Advertisements
- Advertisement -

Pada pertarungan perdana itu, dewi fortuna berpihak kepada Ridwan Zakariah.

Pada Pilkada 2015 lalu, Abu Hasan dan Ridwan Zakariah kembali berhadapan di gelanggang politik. Abu Hasan maju sebagai 01 didampingi Ramadio. Sedangkan Ridwan Zakariah menggaet La Djiru sebagai wakilnya.

Pertarungan kedua ini, kemenangan berpihak kepada Abu Hasan. Ia berhasil menumbangkan Ridwan Zakariah dengan selisih perolehan kurang lebih 600 suara.

“Bagus (kalau maju kembali). Beliau sudah punya pengalaman maju. Dan saya juga punya pengalaman. Saya sudah berhadapan dua kali,” kata Abu Hasan ditemui di Kendari beberapa waktu lalu.

Menurut Abu Hasan, Ridwan Zakariah adalah seniornya dan patut diberikan ruang untuk maju dalam kontestasi pilkada.

“Saya hargai keinginan itu. Harapan saya konstentasinya sehat. Saya persilakan pak Ridwan maju, kan tidak boleh dilarang,” jelasnya.

Jika di Pilkada 2020 Ridwan Zakariah maju, maka pertarungan keduanya akan masuk pada periode ketiga.

Menurutnya, persaingan di kontestasi politik wajar saja terjadi, asal berlangsung secara sehat. Masyarakat nantinya akan menilai siapa yang laik dipilih.

Sebelum masuk pada fase pemilihan, pertarungan keduanya bakal sengit pada perebutan kursi partai sebagai kendaraan politik untuk maju.

Saat diwawancarai di Kendari, Ridwan Zakariah mengaku, telah menjajal komunikasi dengan beberapa partai politik, termasuk PDI Perjuangan yang sekarang dipimpin oleh Abu Hasan.

Baca Juga :  20 Anggota Legislatif Mubar Periode 2019-2024 Resmi Dilantik, Adik Rajiun Ketua DPRD 

Namun, bagi Abu Hasan, komunikasi yang dibangun oleh Ridwan ke PDI Perjuangan sah-sah saja. Sebab, partai berlambang banteng ini adalah partai terbuka.

“Tapi harus diketahui bahwa PDIP punya sistem, punya struktur, punya mekanisme dan punya kultur yang khas membedakan dengan partai lain,” kata Abu Hasan.

Abu Hasan mengaku, secara kepartaian, PDI Perjuangan sudah menjadi miliknya. Jika PDI Perjuangan mengusungnya, maka pintu untuk maju sudah cukup.

“Sebab, lima kursi PDI Perjuangan sudah cukup mengusung calon,” katanya.

Lantas bagaimana dengan partai yang pernah mengusungnya kemarin, macam Golkar dan Demokrat? Abu Hasan mengaku, ia menyerahkan kembali ke mekanisme dua partai tersebut.

Mengenai Golkar, belum ada kepastian apakah masih bersama. Sebab kabarnya, partai berlambang beringin ini akan mengusung Ramadio untuk maju.

Tapi Abu Hasan menyarankan, jika Golkar mau berkoalisi dengannya, ia siap menerima termasuk Ramadio sendiri bila ingin tetap menjadi wakilnya.

“Jadi belum bisa kita katakan (renggang dengan Ramadio). Karena ini masih panjang. Tentu, partai punya pilihan-pilihan. Kalau mau maju (Ramadio), baiknya naik kelas (bupati). Kalau masih wakil, lebih baik pasangan dengan saya,” tuturnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...