Pemkot Kendari Dinilai Lemah Mengawasi IPAL Rumah Sakit

416
 

Kendari, Inilahsultra.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sukarni Ali Madya menilai Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari lemah dalam pengawasan izin Instalasi pengolahan air limbah (IPAL) terhadap rumah sakit.

“Persoalan Rumah Sakit Dewi Sartika menjadi contoh ternyata sudah lama tidak memiliki izin IPAL, harusnya menjadi perhatian dan pemerintah kita masih lemah saat ini dalam segi pengawasan izin IPAL di rumah sakit,” kata Sukarni Ali Madya di kantornya, Senin 15 Juli 2019.

- Advertisement -

Menurut dia, masih banyak rumah sakit di Kota Kendari tidak memenuhi standar dalam pengelolaan air limbah cair dan limbah padat. Persoalan Rumah Sakit Dewi Sartika bisa dibilang hanya satu dari sekian persoalan rumah sakit negeri atau swasta di Kota Kendari.

“Saat ini baru Rumah Sakit Dewi Sartika yang ketahuan, tapi untuk rumah sakit negeri maupun swasta yang tidak memenuhi persayaratan belum kena batunya untuk ketahuan,” jelasnya.

Ia berharap, kepada pemerintah kota untuk memperketat pengawasan dalam operasional rumah sakit limbah-limbah yang tidak terkelola dengan baik dan tidak sesuai prosedur dapat menyebabkan dampak negatif.

“Dampak limbah ini dapat mencemarkan lingkungan dan menganggu kesehatan masyarakat. Jadi pemerintah harus melakukan pengawasan sepenuhnya masalah izin IPAL ke tiap-tiap rumah sakit,” jelasnya.

Ia menambakan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, tiap rumah sakit wajib memiliki IPAL.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...