Beberapa Titik di Kota Kendari yang Rawan Begal Menurut Polisi

12437
 

Kendari, Inilahsultra.com – Kepolisian Resor (Polres) Kendari merilis beberapa wilayah yang berpotensi terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) atau tindakan kriminal begal di Kota Kendari.

Kasat Binmas Polres Kendari AKP Yusuf mengungkapkan, di Kemaraya lokasi yang berpotensi terjadi tindak kriminal kekerasan atau begal yakni, di jalan poros belakang Bank Sultra, poros depan Rumah Sakit PMI Kendari, jalan Bunga Seroja, poros Unhalu lama.

- Advertisement -

Kemudian, di Puuwatu, poros menuju Rumah Sakit Jiwa Sultra, simpang empat Alolama menuju depan Rujab Gubernur Sultra, jalan poros Korem 143/HO, depan RRI sampai Perumahan Dolog.

Lalu, di taman depan kantor Wali Kota Kendari dan poros Abeli Dalam, hingga sepanjang poros Alolama sampai perbatasan. Selanjutnya, dari PLN Wuawua menuju kantor KPU.

Selain itu, jalan poros depan kantor DPRD Kota Kendari sampai pertigaan Jayanti, dan kantor PU Sultra dan BKD Sultra juga menjadi titik yang rawan begal.

Tempat lainnya, Tugu Bahasa dan jalan menuju Polda akses yang sering digunakan masyarakat juga rawan kejahatan jalanan.

Selanjutnya, jalan poros Asrama Haji menuju Lorong Bahagia dan Pasar Panjang. Lalu, poros Kali Wanggu menuju kampus sampai bundaran gubernur.

Pertigaan THR menuju Rumah Sakit Bhayangkara, poros KUA Kota Kendari, Lorong Homebase menuju ke dalam dan sekitar Kombuha.

Ia juga menyinggung soal situasi malam hari di Taman Kadia. Di bagian kiri dan kanan dijadikan tempat mangkal menenggak minuman keras. Hal ini, menjadi titik awal terjadinya tindak pidana perkelahian antarkelompok, pengancaman dan jambret.

“Salah satu penyebabnya karena lampu jalan belum terpenuhi sehingga pada malam hari gelap dan akan menjadi tempat para pelaku untuk berbuat kejahatan khususnya curas, jambret, pengancaman, pemerkosaan dan menghisap lem fox,” kata AKP Yusuf di kantor Wali Kota Kendari, Senin 15 Juli 2019

Untuk mengatasi terjadinya gangguan Kamtibmas potensi konflik dan kerawanan lainnya, kata AKP Yusuf, harus diperlukan pemikiran bersama khususnya dalam hal komunikasi, koordinasi dan kaloborasi semua pihak.

Kemudian kegiatan dan soliditas tripilar desa atau kelurahan dan kecamatan, harus lebih kompak dan ditingkatkan sehingga program-program pemerintah secara umum sesuai dengan yang direncanakan.

“Perlunya sinergitas dan silidaitas di lapangan agar Kamtibmas Kota Kendari selalu terjaga dan terpihara sehingga perputaran ekonomi selalu meningkat dan berdampak baik terhadap kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Dalam mengatasi permasalahan, lanjutnya, polisi terus melaksanakan operasi cipta kondisi di tingkat polres maupun polsek. Kemudian, melaksanakan penyuluhan dan sosialisaisi di masyarakat maupun di sekolah-sekolah termasuk menyebarkan brosur-brosur imbauan kamtibmas dan pemasangan spanduk.

Selain itu, polisi merespon dengan cepat setiap laporan dan menegakan hukum bagi para pelaku kejahatan dan mempertajam penyelidikan.

“Polres Kendari membentuk pasukan khusus yaitu tim Batman untuk mengatasi permasalahan Kamtibmas dengan cepat walau ada beberapa kendala namun masih bisa berjalan,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
7
Komentar
loading...