Dihadapan KPK, Ruksamin Ungkit Utang Rp 2 Miliar Pemda Konawe

1471
 

Kendari, Inilahsultra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe tercatat masih menyisakan utang yang belum dilunasi pada daerah pecahannya, Kabupaten Konawe Utara. Tahun 2018 merupakan deadline waktu bagi kabupaten yang digawangi Kery S Konggoasa – Gusli T melunasi pembayaran dana hibah.

Sisa tunggakan dana stimulan pemekaran wilayah Pemda Konawe ke kabupaten yang mekar tahun 2007 silam dilaporkan mencapai Rp 2 miliar.

- Advertisement -

Saat audiensi dengan KPK pekan lalu, Bupati Konawe Utara, Ruksamin kembali mengungkit janji pembayaran utang tersebut.

“Pak Wagub masih ada dan yang belum dibayarkan. Masih Rp 2 Miliar,” keluh Ruksamin pada Wabup Konawe, Gusli T Sabara saat Rakor bersama KPK

Kata dia, harusnya tahun lalu tanggungjawab itu sudah tuntas. Apalagi, Kementerian Dalam Negeri dan Kementrian Keuangan tahun 2017 telah memediasi penyelesaian permasalahan dana hibah pemekaran bersama BPKAD Sultra.

Sesuai kesepakatan, Pemda Konawe berjanji akan melunasi kewajiban tersebut paling lambat Maret 2018. Sayang hingga Juli tahun 2019, kata Ruksamin komitmen itu urung terealisasi.

“Bapak kan sayang anak. Bantulah kami,” sambung Ruksamin.

Untuk diketahui total dana hibah yang mesti disetor Pemda Konawe ke Pemda Konut mencapai Rp 8 miliar.

Nasib serupa juga dialami Kabupaten Konkep. Daerah berjuluk Pulau Kelapa ini juga belum menerima dana hibah pemekaran dijanjikan Pemda Konawe total Rp 8,5 miliar.

Penulis : Siti Marlina

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...