Heri Asiku Mengaku Tambangnya Hanya Tiga, Satu yang Aktif

1666
Heri Asiku (Foto Zonasultra.com)

Kendari, Inilahsultra.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra Heri Asiku tercatat memiliki izin usaha pertambangan (IUP) di Kabupaten Konawe Utara.

Berdasarkan data Dinas ESDM Sultra, nama Heri Asiku tercatat sebagai komisaris di empat IUP yang dikeluarkan pemerintah itu.

- Advertisement -

Hanya saja, jumlah ini dibantah oleh Heri Asiku.

“Hanya tiga saja. Yang beroperasi hanya satu,” kata Heri Asiku saat ditemui di gedung DPRD Sultra, Selasa 23 Juli 2019.

Menurut politikus Golkar ini, tidak ada masalah bila namanya tercatat menjadi komisaris di beberapa perusahaan tambang.

“Komisaris itu kan semacam pengawas saja. Kalau swasta kan tidak diatur (menjabat komisaris lebih dari satu),” jelasnya.

Menurut Heri, tambang miliknya itu hanya satu yang beroperasi. Dua IUP lainnya tidak beroperasi karena butuh pengurusan izin lebih dulu.

“Harus ada macam-macam. Harus ada izin pinjam pakainya,” ujarnya.

Masalah tambang di Sultra, pernah disinggung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal tunggakan pajak terhadap negara.

Heri Asiku mengklaim, perusahaannya clear and clean dari seluruh tanggung jawab ke negara.

“Persoalan pajak, tinggal dicek di ESDM. Tidak ada masalah. Kami memenuhi kewajiban semuanya. Kalau tidak memenuhi, tidak mungkin beroperasi,” imbuhnya.

Selain masalah pajak dan royalti, tambang di Konawe Utara juga dinilai menjadi pemicu banjir yang terjadi di daerah itu beberapa bulan lalu.

Namun, Heri Asiku berpandangan, perlu ada kajian lebih dulu untuk menyimpulkan tambang menjadi penyebab banjir bandang.

“Perlu penyelidikan. Kalau kita lihat sendiri, hujan memang di luar perkiraan hampir sebulan penuh. Rata-rata, tambang itu di pinggir pantai,” pungkasnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...