Pemda Mubar dan ASDP Perpanjang Nota Kesepahaman

321
Penandatanganan MoU antara Pemkab Mubar dan Kementerian Perhubungan. (Istimewa)

Laworo, Inilahsultra.com – Bupati Kabupaten Muna Barat, La Ode M Rajiun Tumada mendatangani perpanjangan memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan PT ASDP Indonesia Fery (Persero) di Jakarta, Selasa 23 Juli 2019.

Kepala Dinas Perhubungan Mubar, La Ode Hanafi mengatakan, pendatanganan nota kesepehaman itu sebagai bentuk tindak lanjut dari kesepakatan beroperasinya armada Feri KM Bontoharu rute Bira-Sikeli-Kasipute-Tondasi pada 2018 lalu.

- Advertisement -

“Jadi itu perpanjangan MoU pembukaan kembali angkutan penyebrangan di Bira – Sikeli – Kasipute – Tondasi. Dua tahun ini diperpanjang kembali,” kata Hanafi saat dihubungi, Rabu 24 Juli 2019.

Ia menjelaskan, perpanjangan MoU itu, dilakukan setiap tahun antara PT ASDP Feri Indonesia dengan Pemda Mubar maupun Pemda Bombana.

Menurutnya, perpanjangan kerjasama ini akan meningkatkan roda perputaran ekonomi masyarakat Mubar. Seperti, hasil laut, pertanian atau hasil perekonomian lainnya yang bisa dipasarkan di Sulawesi Selatan.

Ia menambahkan, penambahan rute Feri KM Bontoharu juga sebagai upaya dalam menginformasikan tentang adanya tol laut yang siap melayani masyarakat Kabupaten Mubar dari daerah satu ke daerah lainnya.

“Rabu depan sudah mulai beroperasi kembali mulai dari Bira sampai Tondasi. Intinya, jalur transportasi penyeberangan itu ada manfaatnya bagi masyarakat Mubar,” ujarnya.

Pengaturan jalur transportasi antarprovinsi, kata dia, menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan.

Sementara, jalur transportasi antarkabupaten atau kota menjadi kewenangan gubernur.

“Untuk Bira, Sikeli, Tondasi adalah lintas provinsi. Kalau dalam kewenangan secara UU berada di wilayah Kementerian Perhubungan. Kita hanya secara teknis mempersiapkan admistrasinya antara PT ASDP Feri Indonesia dengan Pemda Mubar,” pungkasnya.

Penulis : Muh Nur Alim

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...