Tidak Dibelikan Rokok, Pemuda di Baubau Aniaya Ibu Kandungnya

676
 

Baubau, Inilahsultra.com – Entah apa yang merasuki pikiran AH (35) yang tega menganiaya ibu kandungnya sendiri, WZ (59). Peristiwa tragis tersebut terjadi di Kelurahan Kadolomoko Kecamatan Kokalukuna Kota Baubau, Rabu 24 Juli 2019, sekira pukul 10.00 Wita.

Anak bungsu dari tujuh bersaudara tersebut menganiaya wanita yang telah melahirkannya, karena ibunya tidak membelikan rokok dan malah disuruh membuat selokan yang ada di depan rumah.

- Advertisement -

Adapun kronologis kejadian, hari itu korban menuju rumahnya yang satu yang ditinggali anaknya (pelaku) dengan tujuan menyuruh anaknya membeli minyak tanah.

Namun, pelaku akan menuruti perintah ibunya jika dibelikan sebungkus rokok. Ibunya pun menjawab tidak mempunyai uang dan kemudian lagi menyuruh pelaku untuk membuat selokan.

“Mendengar itu, tiba-tiba pelaku keluar dari rumah mendekati korban dan langsung meninju wajah korban berkali-kali dengan cepat. Pukulan terakhir pelaku tepat mengenai kening yang membuat korban jatuh ke tanah,” ungkap Kasubag Humas Polres Baubau, Iptu Suleman, saat konferensi pers di ruang Mitra Humas Polres Baubau, Kamis 25 Juli 2019.

Belum puas memukul, lanjut Suleman, pelaku pun langsung menendang dan menginjak kepala korban yang sudah terbaring di tanah.

“Pelaku menghentikan aksinya karena korban berteriak minta tolong,” tukasnya.

Kapolsek Kokalukuna, Iptu La Ode Sumarno menambahkan, pelaku sudah sering mengancam ibu kandungnya jika keinginannya tidak dipenuhi. Bahkan sempat mengancam ingin membunuh ibunya.

“Namun ibunya mengabaikan ancaman tersebut. Nanti kemarin pas dianiaya baru sadar,” tambah Sumarno.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami pembengkakan pada bagian tulang pipi kiri dan kanan, pembengkakan dan sakit pada bagian kepala serta bengkak, luka dan mengeluarkan darah pada bagian jidat.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar pasal 44 ayat 1 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga Subs pasal 351 ayat 1 dengan ancaman lima tahun penjara dan denda Rp 15 juta.

Reporter: Muhammad Yasir
Editor: Din

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...