Pemprov Sultra : Tidak Mungkin Gubernur Main Preman

1703
 

Kendari, Inilahsultra.com – Nama Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi santer disebut menjadi aktor di belakang layar atas aksi premanisme saat demo Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) belum lama ini.

Demo digaungkan HMI Kota Kendari sendiri terkait penolakan terhadap salah satu kebijakan fenomenal Ali Mazi yakni pembangunan Kantor DPRD Sultra.

- Advertisement -

Kepala Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik Setda Sultra, Harmin Ramba tegas membantah keterlibatan Gubernur Sultra atas aksi premanisme terhadap organisasi HMI.

“Masa Gubernur mau main-main dengan preman? Pak Gubernur paham itu bagian cara penyampaian aspirasi. Sah-sah saja,” cetus Harmin Ramba pada Inilahsultra.com via telepon selularnya, Sabtu 27 Juli 2019.

Sebagai daerah yang dinamis, lanjut Harmin, Politikus NasDem itu cukup memaklumi jika kebijakan pembangunan yang ia gaungkan mendapat penilaian pro kontra dari berbagai kalangan. Termasuk dari organisasi HMI.

Sepanjang aspirasi disampaikan dengan cara yang wajar, ia menganggap aksi tersebut itu sebagai bentuk perhatian dan kontrol positif bagi pemerintah.

“Pak Gubernur sangat menghargai aspirasi teman-teman. Sah-sah saja. Pemda kan tentu butuh masukan. Ini menunjukkan bentuk perhatian lembaga HMI terhadap kinerja pemerintah,” ungkap Harmin.

Sebagaimana dirilis inilahsultra.com, meski menuai pro kontra Ali Mazi menegaskan tetap melanjutkan agenda pembangunan gedung DPRD Sultra.

Fasilitas gedung baru legislatif Sultra direncanakan berada di area kawasan Bumi Praja Kantor Gubernur Sultra. Program ini diakui Ali Mazi sengaja dilakukan untuk menunjang kinerja wakil rakyat dalam melaksanakan tugas konstitusi.

Penulis : Siti Marlina

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...