Lahirkan Kader Pemimpin, Pemuda Muhammadiyah Muna Gelar BAD

803
Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Muna, Zuhdi Mulkian saat menutup kegiatan BAD, Minggu 28 Juli 2019 di Aula Kantor BKPSDM Muna.

Raha, Inilahsultra.com-Dalam melahirkan kader pemimpin yang profetik untuk membangun Muna berkemajuan, pertama kalinya Organisasi Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Muna menggelar Baitul Arqam Dasar (BAD).

Giat tersebut digelar di Aula Kantor BKPSDM Muna, mulai 26 hingga 28 Juli 2019. Peserta pengkaderan ini diikuti pemuda dari Kabupaten Muna, Muna Barat dan Buton Selatan.

- Advertisement -

Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Muna, Zuhdi Mulkian ditemui usai menutup kegiatan tersebut, Minggu 28 Juli 2019 mengungkapkan, BAD merupakan jenjang pengkaderan formal yang ada di Pemuda Muhammadiyah sebelumnya bernama Melati Tunas.

BAD dilaksanakan sebagai bagian dari kebutuhan dan Kewajiban untuk memajukkan persyarikatan Muhammadiyah khususnya di kabupaten Muna.

“Di tangan para pemudalah persyarikatan ini akan dilanjutkan. Saya Berharap BAD ini menjadi bagian pemicu semangat dan memperdalam pemahaman tentang Muhammadiyah,” katanya.

Olehnya itu, mantan Presiden Mahasiswa UHO ini mengajak kepada seluruh Kader Pemuda Muhammadiyah untuk tidak belajar menggunakan akun palsu dalam bermedia sosial. Sebab, ujar dia akan lebih terhormat ketika memberi kritik.

“Menghadapi momentum Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020 kedepan, pemuda Muhammadiyah Kabupaten Muna jangan menjadi penonton tetapi hati-hati jangan sampai kita terjebak dalam gaya-gaya politik Adu Domba,” pesan dia.

Dikesempatan itu pula, Zuhdi mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Muna yang telah membuka secara resmi pengkaderan Pemudah Muhammadiyah.

“Suksesnya kegiatan BAD ini tidak terlepas dari dukungan Pemda Muna yang telah memberikan bantuan dana,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhamadiyah Provinsi Sulawesi Tenggara Arifudin Bakri, mengajak seluruh Kader Pemuda Muhammadiyah kabupaten Muna untuk turut serta memberikan kontribusi terhadap pembangunan di daerahnya.

“Pemuda adalah bagian penting dari sejarah keberlangsungan Bangsa ini. Tetaplah menjadi pemuda-pemuda yang kritis, namun tidak sekedar mengkritisi tetapi harus mampu memberikan Alternatif pemecahannya,” tuturnya.

Reporter : Iman

Editor      : Aso

 

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...