Masyarakat Minta DPRD Mubar Copot Plt Kades Guali

1123
 

Laworo, Inilahsultra.com – Puluhan massa mengatasnamakan Fopansuru (Forum Pemuda dan Simpatisan Rajiun) masyarakat Desa Guali Kecamatan Kusambi mendatangi gedung Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muna Barat, Senin 29 Juli 2019.

Kedatangan mereka ini berkait pemberhentian empat perangkat Desa Guali yang dinilai tidak prosedural.

- Advertisement -

Selain itu, mereka menduga Plt Kepala Desa Guali La Ode Buke telah melakukan penyalagunaan wewenang mencopot empat perangkat desa.

Empat perangkat Desa Guali yang diganti adalah La Amirudin sebagai Sekdes Guali, La Nulia kaur Perencanaan, La Sili ketua RT 2 RK 1 dan La Uho sebagai ketua RT 1 RK 4.

Sadam Husein, selaku Kordinator lapangan Fopansuru mengaku, pencopotan empat perangkat Desa Guali menyalahi Permendagri No.56 Tahun 2017.

“Ini tidak prosedural dan melanggar aturan,” jelas Sadam dalam orasinya di depan kantor DPRD Mubar, Senin 29 Juni 2019.

Berdasarkan Permendagri No.56 Tahun 2017, perangkat desa diberhentikan karena meninggal dunia, mengundurkan diri dan diberhentikan.

Diberhentikan ini maksudnya karena usia telah berumur 60 tahun, dinyatakan sebagai terpidana paling singkat 5 tahun sesuai dengan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap.

Selain itu kata , Plt Kades Guali juga tidak mengindahkan Surat Keputusan Bupati yang diserahkan pada 14 Juni 2019 yang menyatakan bahwa pejabat kepala desa hanya memfasilitasi pemilihan kepala desa defenitif dan melanjutkan program-program kepala desa sebelumnya.

“Jelas pernyataan bupati tersebut sebagai amanah yang diberikan kepada pejabat kepala desa yang kewenangannya dibatasi dan tidak power full, sehingga tidak menyalahgunakan jabatan dan mengorbankan masyarakat setempat”, terangnya.

Olehnya itu mereka meminta agar Bupati Mubar mencopot Plt Kades Guali serta meminta DPRD Mubar untuk mengevaluasi keputusan Plt Kades Guali berkait pergantian perangkat desa.

“Kalau memang terbukti melanggar yang tidak sesuai aturan saya minta kepada bupati mubar untuk mencopot kepala desa guali dari jabatannya,” kata Rusli, orasi lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Mubar Cahwan dan beberapa anggota Komisi I berjanji akan menindaklanjuti tuntutan massa yang berkaitan dengan kewenangan DPRD Mubar.

“Kami akan memanggil pihak-pihak terkait seperti Plt Kades Guali, Camat Kusambi dan DPMD untuk meminta keterangan terkait pergantian empat pergantian perangkat Desa Guali,” kata Cahwan.

Ketua Komisi I DPRD Mubar, La Ode Amin meminta agar masyarakat bersabar.

“Percayakan kepada kami, jangan membuat masalah baru di tengah masyarakat. Dalam waktu dekat ini kita akan panggil dan kita akan uji apakah pemecatan empat perangkat desa ini sesuai mekanisme yang ada atau bagaimana,” pungkasnya.

Penulis : Muh Nur Alim

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...